Home VIRAL Viral di Twitter, Mahasiswa ITB Dikabarkan Meninggal Usai 7 Hari 7 Malam...

Viral di Twitter, Mahasiswa ITB Dikabarkan Meninggal Usai 7 Hari 7 Malam Kerjakan Skripsi Tidak Tidur

41
0
Viral di Twitter, Mahasiswa ITB Dikabarkan Meninggal Usai 7 Hari 7 Malam Kerjakan Skripsi Tidak Tidur

Indozola – Viral di media sosial Twitter seorang mahasiswa ITB dikabarkan meniggal dunia usai 7 hari 7 malam mengerjakan skripsi tanpa tidur.

Kisah perjuangan Mahasiswa ITB dalam mengerjakan pendidikannya itu akhirnya meninggal dunia dan sempat ngaku tidak bisa makan hingga dikira tipes.

Kisah ini dibagikan mahasiswa yang bernama Jehuda Chirst Wahyu lewat thread di laman Twitternya.

Siapa yang bisa sangka mengeluh sakit usai tidak tidur 7 hari 7 malam Jehuda Christ juga meraskan kondisi tubuh yang kian menurun.

Dengan kondisi tubuhnya kian menurun, Jehuda terpaksa tak bisa ikut wisuda.

Sempat mnegaku kondisi tubuhnya kian membaik, tapi takdir berkata lain, Jehuda dikabarkan telah meninggal dunia lantaran sakit yang dialamainya.

Pada 25 Oktober 2019 lalu kisah mahasiswa ITB dikabarkan meninggal dunia karena mengerjakan pendidikannya itu tampak pada halaman Twitter @jechriswa.

Tread di Twitter yang dibuat Jehuda Christ di beri judul Anemia of Chronic Disease, skripsi, dan wisuda ITB.

Utasan tersebut berawal ketika ia mengaku mengerjakan skripsi sampai tidak tidur di malam hari selama 7 hari 7 malam.

“Kisah nya dimulai dari gue mengerjain skripsi sampe mau mati, 7 hari berturut turut malam tidak tidur, siang nya tidur, samapi ujung ujungbya sidang (13 Sep) gue dinyatakan lulus, Puji Tuhan, ” tukis @jechriswa mengawali ceritanya.

Karena hal tersebut Jehuda merasa kebahagiaannya berkurang sebab tak kagi bisa merasakan makanan enak.

“Trus kebahagiaan gue berkurang karna saat makan setelah sidang, kok rasa rasa makanan nya ga enak, ya uda terus gue ga apa apain, sambil urus yudisium, nafsu makan gue terus berkurang, gue makan sehari sekali saja,” lanjutnya.

Mahsiswa asalCikarang itu pun langsung memeriksakan dirinya ke beberapa rumah sakt.

Dari hasil pemeriksaan, dia perna didiaagnosa beberapa dugaan sakit mulai dari tipes, darah rendah, infeksi kronis, hingga diduga sakit ginjal.

Tapi, setiap periksa, Jehuda selalu memberikan hasil diagnosis yang berbeda-beda.

Ada yang mengira sakit paru-paru (TBC) DBD, hingga anemia.

Ia bahkan tak sempat ikut wisuda karena kondisi tubuhnya yang tidak memungkinkan lagi.

Kian hari, ia merasa semakin lemas dan kurus pucat.

Ia juga mengaku nadinya deg-degan meskipun usai diperiksa jantungnya normal.

“Hasil rekaman jantung menunjukan jantung gue normal, namun nadi gue deg-degan. ga bisa membuang semua kemungkinan ada masalah jantung. tapi untungnya darah gue udah jauh lebih baik, maski masih anemia juga,” terang @jechriswa.

Jehuda mengaku kondisinya kian membaik dan meberi pesa agar tetap menjaga kesehatan.

“Sekarang gue udh semakin baikan. inti dari semua ini : KALO MAU MENGERJAIN TA1 DAN TA2 PLIS PLIS JAGA KESEHATAN JUGA. sedih hatiku hancur berkeping keping gak ikut rangkaian wisuda himpunan samsek.

DAn aku berhenti merokok. Stay Healthyguys, ya. aku merokok, bagi yang belum tau wkwk, tapi uda ngga lagi.

Jaga keshatan semuanya! aku menyesal kenapa bisa sakit, ya emang ga tau sih sakit apa. silahkan meneliti 7x hasil lab darah ku aku terbuka banget wkakwka,” pungkasnya.

Therad tersebut telah mendapat banyak respon.

Sampai artikel ini dibuat, telah dibagikan sebanyak 3.401 kali dan mendapat like 6.641 dan 276 komentar.

Dari kolom komentar, Jehuda disebut meninggal dunia tanggal 24 November 2019 lalu.

Dilansir dari laman Instagram @jechriswa, kabar tersebut seolah dibenarkan oleh sang kakak.

Sang kakak membuat highlight di instragram Jehuda dengan menggugah ucapan duka dari teman-teman adiknya.

“Terima kasih atas semua ucapan bela sungkawa yang tulus, ini sangat berarti bagi dia (adik) saya dan keluarga. ini kakaknya mengelolah akun untuk sementara,” tulis, yang tampak pada awal highlight instagram berikut.

Ya, Jehuda diketahui memiliki kakak perempuan pemilik akun insagram @deacwm.

Sementara dari laman instagram sang kakak, juga terdapat higlhlight yang berisi kenangan bersama Jehuda.

Dari dua laman Istagram dan Twwitter, banyak netizen yang turut memberikan ucapan belasungkawa atas berpulangnya mahasiswa ITB tersebut.

Semoga kejadian ini dapat dijadikan pelajaran agar tak kembali terulang dikemudian hari.