Home KESEHATAN 10 Penyebab Kerusakan Otak yang Tidak Pernah Kita Sadari

10 Penyebab Kerusakan Otak yang Tidak Pernah Kita Sadari

72
0
kerusakan otak

INDOZOLA – Otak adalah orang yang sangat penting dari tubuh manusia. Otak berfungsi sebagai pusat pikiran. dan emosi serta memungkinkan manusia untuk menafsirkan dan berinteraksi dengan dunia sekitar.


Otak adalah orang yang tidak bisa mendapatkan transplantasi. jadi sanagat penting bagi manusia untuk merawat apa yang sudah dimiliki sekarang.

Nyatanya. ada kebiasaan – kebiasaan yang sering dilakukan tanpa sadar dan ternyata dapat memicu kerusakan otak.

Berikut adalah 10 kebiasaan yang tanpa disadari dapat memicu kerja otak:


1. Penggunaan Ganja
Sebagian orang memilih memakai ganja sebagai cara mereka untuk merasa lebih rileks , santai dan bebas dari rasa penyakit. Sayangnya , ganja juga dapat memicu kerusakan memori.

Sebuah penelitian telah menemukan efek penggunaan ganja terhadap fungsi memori. Penelitian telah menunjukkan bahwa otak yang terpapar ganja pada usia muda menunjukan beberapa dampak pada fungsi konitif mereka di kemungkinan hari.

2. Kebiasaan Melamun
Menjaga otak tetap aktif tentu penting untuk kelangsungan hidup manusia .Otak membutuhkan input dan informasi baru untuk diproseskan agar dapat terus membangun dan meperkuat koneksi.

Semakin sering otak, terutama otak yang lebih tua, bekerja untuk beralih antara keadaan fokus menunjukan efek amnesik terhadap lamunan.

Semakin jauh pikiran anda bergerak dari tempat anda berada sekarang, semakin besar efeknya. dan semakin sulit untuk mengingat apa yang terjadi sebelum lamunan. Sebuah penelitian yang menunjukan bahwa peserta yang diminta melamun tentang acara yang sangat baru (beberapa jam yang lalu ) lebih baik dalam mengingat kata- kata yang baru saja ditampilkan dari pada orang yang melamun dari beberapa minggu yang lalu.


3. Tidak konsumsi obat Saat Sakit
Darah sangatlah penting bagi . Otak manusia membutuhkan aliran darah dan gula yang konstan untuk tetap berfungsi dengan baik dan gangguan atau perubahan apa pun dalam aliran darah dapat memiliki efek yang signifikan,

Jika sesoarang didiagnosis menderita hipertensi atau diabetes. ada kemungkinan mereka minum obat setiap hari untuk menjaga kesehatannya. Jika mengkonsumsi obat lebih dari dosis yang diberikan. hal itu dapat menyebabkan kerusakan dini pada otak dan pembuluh darah.

4. Mengurung Diri di rumah
Bersosialisai dapat memperkuat otak dan mengurangi risiko demensia, Bagaimana cara kerjanya? memiliki hubungan sosial yang positif meningkatkan kesehatan mental. sehingga meningkatkan padangan kita dan mengurangi risiko depresi, yang tentunya diketahui memiliki efek negatif pada otak.

Terlibat aktif dengan orang lain juga membantu meningkatkan daya ingat dan keterampilan kognitif Anda. Yang lebih baik adalah jika Anda menggabungkannya dengan kegiatan fisik. Pergi berjalan – jalan dengan seseoarang di taman. menghadiri kelas di gym, atau mengunjungi museum memungkinkan Anda untuk terlibat secara sosial dan mencapai tujuan latihan anda.

5. Sering Begadang
Kita Semua butuh tidur .hal yang tidak dapat dipungkiri.
Kita mungkin sering mengingkarinya , ketika kita memutuskan untuk menunda tidur. Namun pada akhirnya. manusia memang tetap membutuhkan tidur.

Tidur adalah hal yang baik karena membatu membentuk ingatan baru dan membuat saluran baru di otak. Tidur juga membantu menghilangkan racun yang menumpuk di otak kita saat kita terjaga. Orang dewasa rata-rata membutuhkan tujuh hinggah sembilan jam tidur. Sayangnya. tuntutan hidup haris masuk dan membuat tidur terasa tidak begitu penting.

Kurang tidur dpat menyebabkan kerusakan otak yang berlangsung lama. Depresi dapat memulai terbentuk. yang selanjutnya dapat memicu timbulnya Insomnia . Kurang tidur juga dapat meningkankan nafsu makan , yang membuat orang makan lebih banyak (berpotensi manis ) dan menimbulkan obesitas,

6. Konsumsi Banyak Gula
Mengonsumsi banyak kandungan gula ternyata tak hanya timbulkan obesitas tapi juga dapat mengembangkan sesistensi terhadap insulin.

insulin adalah hormon yang digunakan tubuh untuk mengatur kadar gula darahnya,. Itulah sebabnya mengapa insulin sangat penting bagi penderita diabetes.

Sayangnya, jika asupan gula meyebabkan perubahan kadar insulin. maka itu dapat mengubah cara sel menggunakan dan menyimpan gula. Perubahan ini akan memengaruhi bagaimana neuron bereaksi terhadap gula.

7. Terlalu banyak konsumsi Alkohol
Studi menunjukkan bahwa dua gelas alkohol dalam sehari adalah jumlah maksimum yang masih dalam batas wajar.

Namun jika terlalu banyak, ada banyak hal yang dapat terjadi Darah tinggi, serangan jantung dan stroke adalah potensi penyakit yang bisa disesbabkan alkihil, Otak sangat membutuhkan aliran darah yang baik dan stabil a gar dapat berfungsi dengn baik,, Jika terlalu banyak mengonsumsi alkohol. otak juga akan mengalami dampak buruknya.

8. Kebiasaan Merokok
Efek buruk nikotin yang terkandung dalam rokok ternyata tidak hanya mempengaruhi fungsi paru-paru, tapi juga termasuk kerja otak.

Penelitian telah menunjukan bahwa orang yang merokok, rata-rata memiliki korteks yang lebih tipis daripada mereka yang tidak merokok Korteks (alias korteks serebral) adalah bagian otak yang memproses memori , bahsa ,dan persepesi, Saat korteks menyusut , kemampuan otak di area itu juga menyusut,

Syangnya, masalahnya tidak hilang sepenuhnya setelah seseoarang berhenti merokok, karena lapisan itak tidak bisa kembali seperti semula.

9. Mengonsumsi Suplemen Memori
Suplemen tersebut ternyata bisa menjadi serangan balik ke tubuh manusia. Terlebih jika dibarengi , dengan konsumsi obat-obat jenis lain.

Maka msangat penting bagi kita untuk mengikuti saran dokter sebelum emngonsumsi obat – obatan tersebut.

10. Jarang bergerak dam Berolahraga
Penelitian. membuktikan bahwa berolahraga akan berpengaruh bagi memori. Hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan fungsi memori.

Tak hanya baik bagi kesehatan otak. berolahraga tentu akan baik pula bai organ tubuh lainnya.

Jangan Khawatir tentang rutinitas tertentu atau gerakan yang sulit .Yang terpenting hanyalah berkeringat.