Home NASIONAL 16 Penyegelan Minimarket Di Tulungagung Yang Ada Didekat Pasar Tradisional

16 Penyegelan Minimarket Di Tulungagung Yang Ada Didekat Pasar Tradisional

13
0

16 Penyegelan Minimarket Di Tulungagung Yang Ada Didekat Pasar Tradisional  РAnggota Satpol PP Tulungagung telah melakukan penutupan kepada sejumlah 16 minimarket. 16 minimarket yang sudah dilakukan penyegelan itu dikarenakan telah melanggar dari aturan daerah tentang penataan pasar.

Kabid Penegakan Perda bersama dengan Perbup Satpol PP Tulungagung Artista Nindya Putra menegaskan jika sebuah penutupan itu juga sudah berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Penataan bersama dengan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Pembelanjaan dan Toko Swalayan. Pada dalam sebuah perda itu juga sudah dijelaskan jika ada sebuah jarak minimal antara pasar tradisional bersama dengan toko swalayan yang jaraknya minimal sekitaran 1 Km.

Semua ini juga sudah berdasarkan dari  hasil hearing bersama dengan Komisi C DPRD pada kemarin, jika pada saat tangal 12 pihak kita juga sudah melakukan penutupan kepada pasar modern dengan berjumlah sekitaran 16 lokasi yang ada pada 9 kecamatan.

Arista menuturkan jika sejumlah 16 minimarket jaringan ini semuanya juga sudah berjarak kurang dari 1 kilometer dengan pasar tradisonal. Sebelum melakukan sebuah penutupan itu pihaknya juga sudah mengirimkan sebuah surak kepada masing masing manajemen dari minimarket untuk melakukan penutupan tempat usahanya atau juga akan melakukan relokasi kepada lokasi lainnya dengan tidak akan melanggar aturan perda.

Sebuah penutupan ini sifatnya juga sudah permanen, pihak kami juga akan melakukan relokasi kepada lokasi yang lainnya dengan tidak dekat dengan pasar tradisional tersebut.

Pada sebuah pertama ini, anggota Satpol PP bersama dengan petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tulungagung juga sudah mendatangi 3 minimarket yang ada pada kawasan Kecamatan Kauman. Dan pada akhirnya jika ketiga minimarket itu juga sudah tutup dan juga sudah tidak melayani jual beli sama dengan sebuah intruksi dari anggota Satpol PP.

Meskipun begitu diketahui jika beberapa karyawan juga masih melakukan sebuah aktivitas pada dalam minimarket tersebut, akan tetapi itu semua untuk melakukan penataan sejumlah barang dagangan yang tujuannya untuk melakukan pengosongan tempat tersebut.

Selanjutnya dari Kasi monitoring bersama dengan evaluasi perijinan DPMPTSP Tulungagung Windoko juga sudah menegaskan jika 16 minimarket itu ternyata izinnya diketahui sudah hampir habis, oleh karena itu telah dilakukan sebuah penertiban tempat tersebut.