Home CORONA 8 Napi Dilapas Srilangka Tewas Akibat Terpapar Virus COVID-19

8 Napi Dilapas Srilangka Tewas Akibat Terpapar Virus COVID-19

58
0

8 Napi Dilapas Srilangka Tewas Akibat Terpapar Virus COVID-19 – Sejumlah delapan narapidana telah meninggal dunia dikarenakan terbunuh dalam sebuah peristiwa kerusuhan yang sudah pecah pada sebuah penjara yang ada di Sri Lanka. Sebuah kejadian kerusuhan itu terjadi pada saat otoritas yang ada dipenjara berusaha untuk mengatasi unjuk rasa napa penjara dengan sudah memprotes sebuah peningkatan atas sebuah kasus virus Covid-19 yang ada dalam penjara yang penuh sesak tersebut.

Juga sudah diketahui jik Sri Lanka sudah mengalami sebuah peningkatan dengan kasus Covid-19 pada bulan terakhir kali ini. Ruangan penjara juga sudah penuh dengan penghuni dari berbagai wilaya dan juga telah melaporkan atas sebuah kasus baru Covid-19 tersebut.

Diketahui jika para napi di penjara Sri Lanka juga sudah menggelar unjuk rasa pada sebuah penjara dan dalam akhir pekan ini juga sudah menuntut atas sebuah peningkatan dengan tes Covid-19 dan juga telah disediakan sebuah fasilitas untuk ruang isolasi bagi para napi yang sudah terinfeksi virus Covid-19 tersebut.

Sebuah aksi Kerusuhan pecah pada saat di penjara Mahara yang diketahui terjadi di pinggiran ibu kota Kolombo pada hari Minggu yang lalu, pada saat para napi sedang menggelar aksi protes terhadap pemindahan napi-napi lain yang positif Corona dari fasilitas lainnya ke penjara Mahara.

Otoritas setempat menyebut sedikitnya 8 napi tewas dan lebih dari 50 napi lainnya luka-luka dalam kerusuhan itu.

Ajith Rohana pada saat penyelidikan atas sebuah kerusuhan itu juga mengatakan jika pihaknya juga tidak dengan secara pasti menyebutkan semua itu, dikarenakan sebagian besar kematian dan juga luka luka itu dikarenakan oleh sebuah tembakan.

Sejumlah personil anggota kepolisian tambahan juga sudah dikerahkan menuju ke Mahara agar bisa membantu para sipir yang ada dipejara dan agar bisa memperkuat keamanan pada dalam penjara tersebut.

“Mayoritas narapidana yang luka-luka dalam bentrokan di penjara Mahara dalam kondisi kritis,” tutur Direktur Rumah Sakit Ragama, Shelton Perera, yang merawat para napi yang terluka.

Atas sebuah data dengan perhitungan dari Johns Hopkins University juga telah menunjukkan total semua kasus ini mencapai 24.484 kasus Covid-19, dengan sudah diketahui pada Sri Lanka dengan total kematian mencapai 116 kasus.