Home INTERNASIONAL 8 Tahun Menghilang, Pria di Prancis Pembunuh Istri dan 4 Anak...

8 Tahun Menghilang, Pria di Prancis Pembunuh Istri dan 4 Anak Berhasil Ditangkap

23
0

Salah satu buronan paling di cari di Prancis telah di tangkap di Skotlandia, delapan tahun setelah menghilang tanpa jejak menyusul pembunuhan istrinya dan empat anak-anaknya.

Perintah penangkapan internasional telah di keluarkan untuk Xavier Dupont de Ligonnes atau kasus-kasus pembunuhan mengerikan pada tahun 2011 yang telah menggemparkan Prancis itu.

Menurut dus sumber Prancis yang memahami penyelidikan kasus ini seperti dilansir kantor berita AFP, buronan tersebut di cegat di bandara Glasgow, Skotlandia setelah pesawatnya tiba dari Paris, Prancis.

Sumber-sumber menginformasi bahwa pemeriksaan sidik jari dipastikan sesuai, namun analisis DNA tengah dilakukan untuk benar-benar memastikan bahwa pria itu memang Dupont de Ligonnes.

Sumber lainya mengatakan, buronan tersebut kedapatan menggunakan sebuah paspor Prancis curian, buronan tersebut kedapatan menggunakan sebuah pasport curian. Selama pelarianya, dia kemungkinan telah menghabiskan sebagian waktunya di inggris.

Pria berusia 58 tahun di duga menembak mati keluarganya dan menguburkan mereka di bawah teras rumah elegan mereka di kota Nantes, Prancis barat, jasad sang istri dan keempat anaknya di temukan tiga pekan setelah pembunuhan brutal tersebut.

Jaksa-jaksa penuntut umum Prancis mengatakan, dia membunuh kelima korbanya dalam ”eksekusi metodis”, menembak mereka masing-masing dua kali di kepala dari jarak dekat, dengan sengaja yang di lengkapi paredam. Belum diketahui motif pembunuhan berutal itu.

Dia diyakini telah menutup jasad-jasad keluarganya dengan kapur tohor, atau dikenal pula dengan nama kimia kalsium oksida (CaO), dan membungkusnya dengan selimut, Dupont de Ligoness telah menjalani operasi plastik untuk mengubah penampilanya.

Selama bertahun-tahun ini, publik Prancis diliputi pertanyaan mengenai bagaimana Dupont de Ligonnes menghilang tanpa jejak. Bahkan sejumlah orang menyebut bahwa dia mungkin telah bunuh diri.