Home YANG LAGI HANGAT Ayah Tiri Keji, Tega Aniaya Balitanya Hingga Tewas

Ayah Tiri Keji, Tega Aniaya Balitanya Hingga Tewas

38
0
Ayah Tiri Keji, Tega Aniaya Balitanya Hingga Tewas

Indozola – Tersangka Riki Ramadhan Sitepu (30) telah melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia diancam hukuman mati.

Tersangka dengan keji telah melakukan penganiayaan terhadap anak tirinya sendiri yang masih berusia dua tahun dan peristiwa ini terjadi di Dusun III, Desa Ponco Warno, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat.

Kastreskrim Polres Langkat AKP Teuku Fatir Mustafa memastikan pelaku dijerat dengan pasal 340 juncto pasal 338 KUHP sub pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) undang-undang nomor 35 tahun 2014 tetang perlindungan anak, maksimal akan dikenakan hukuman mati.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, lanjut dia, penganiayaan itu terjadi karena sang anak yang dianggap susah diatur sehingga membuat pelaku kesal.

Penganiayaan terhadap korban ini dilakukan berulang-ulang diketahui dari 19 Agustus hingga 25 Agustus lalu.

Saat bermain di luar terlalu lama saja, anak itu di pukuli dan yang terakhir adalah saat korban sedang bermain di tempat tidur, pelaku yang kesal melihat rumah berantakan langsung menganiaya korban.

“mungkin karena tak kuat menahan sakit, korban meninggal dunia pada 27 Agustus 2019, sekitar pukul 18:00 WIB, ” ujar dia.

Kini pihaknya masih mendalami kasusu ini.

Sri Astuti (28) warga Dusun VIII air hitam, Kecamatan Gerbang, Kabupaten Langkat, yang tak lain adalah ibu kandung korban ikut menguburkan korban dilereng bukit.

Saat ini polisi belum bisa memastikan apa ada keterlibatan istri pelaku atau istrinya diancam oleh suaminya.

Lantaran mereka tinggal di tengah kebun karet dan tidak ada penghuni lainnya sehingga tidak ada satupun warga yang mengetahui ppenganiayaan korban.

“Si ibu tidak bisa berbuat apa-apa, karena kondisi perumahan itu kan ditengah kebun karet jadi tidak ada penghuni lain.hanya mereka sendiri saja di situ,”kata Fathir.

pengungkapan kasus ini bermula dari ada nya informasi masyarakat tentang adanya bau menyegat disebuah bukit.

Selang tak berapa lama petugas datang dan bersama warga membongkar sebuah gundukan dan menemukan jasad anak laki-laki dibungkus kain yang kemudian diketahui bernama M Ibrahim Ramadhan.

Tempat penemuannya tak jauh dari rumah tempat tinggal mereka.

Petugas juga menyita barang bukti diantaranya , sendal anak-anak, baju dan celana anak-anak dompet di sekitaran tempat kejadian perkara (TKP)

Riki Ramadhan dan istrinya Sri Astuti ditangkap pada tengah malam pada hari itu juga di jalan Binjai-Bukit Lawang.