Home VIRAL Belanja di Warung dengan Uang Palsu, Wanita di Bekasi Di tangkap

Belanja di Warung dengan Uang Palsu, Wanita di Bekasi Di tangkap

42
0

Kubil Laela Sari (38) belanja sejumlah barang dari warung ke warung di kabupaten Bekasi, jawa Barat. Perempuan ini di tangkap polisi setelah ketahuan belanja dengan uang palsu.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi mengungkapkan pelaku melakukan aksinya di kampung Cikedokan, RT 01/02, Desa Cibening Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Pada Rabu 4 september 2019.

Awalnya pelaku datang ke warung milik Amung untuk berbelanja sejumlah keperluan. Pelaku membeli gorengan senilai Rp 5000, menggunakan uang palsu pecahan R. 20.000. Pelaku mendapat gorengan ubi dan kembalian uang Rp 15.000, kata sunardi dalam keteranganya.

Kemudian, kata sunardi, pelaku menuju warung milik Dahya. Disana, pelaku membeli rokok dan cemilan. Pelaku pindah ke warung saudara Dahya untuk membeli 1 bungkus rokok sebesar Rp 40.000 (2 lembar Rp 20.000) kepada Dahya. Kemudian Dahya menyarankan barang yang diinginkan pelaku serta menyerahkan kembalian, ” ujar sunardi.

Ulah kubil akhirnya terbongkar. Pemilik warung Amung berteriak ke arah pelaku bahwa uang yang di berikan palsu. Dahya lalu ikut mengecek fisik uang, dan diketahui 2 lembar uang Rp 20.000 yang di berikan pelaku memiliki nomor seri yang sama.

Amung, Dahya,bersama warga lainya lantas mengejar pelaku yang berusaha kabur. Setelah di kejar, pelaku di tangkap tak jauh dari warung milik Dahya. Setelah dikejar, pelaku di tangkap tak jauh dari warung milik Dahya. Setelah diinterogasi pelaku mengaku mendapatkan uang itu dari seorang tukang becak.

“Pelaku di bawa ke pos ronda, saat di buka jok motor pelak, di temukan setumpuk uang kertas pecahan Rp 20.000 yang di duga palsu. Kemudian pelaku mengakui bahwa uang tersebut memang palsu,yang di peroleh dengan cara membeli dengan uang senilai Rp 500.000, pelaku mendapatkan uang kertas palsu pecahan Rp.20.000 senilai Rp 1.200.000 & sebagian telah di belanjakan pelaku ke warung-warung, ujar Sunardi.

Barang bukti yang di amankan yakni 47 uang kertas senilai Rp 20.000 yang di duga uang palsu dengan total senilai Rp 940.000 dan sejumlah barang yang di beli pelaku dari warung seperti susu, wafer, dan biskuit. Pelaku diamankan ke Polsek Setu untuk di lakukan pemeriksaan. Polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini.