Home NASIONAL Bermodalkan Pelat Besi, Pria Asal Lampung Bobol 7 ATM di Gorontalo

Bermodalkan Pelat Besi, Pria Asal Lampung Bobol 7 ATM di Gorontalo

27
0

Bermodalkan Pelat Besi, Pria Asal Lampung Bobol 7 ATM di Gorontalo – Seorang pemuda bernama Govanda Pratama (25), warga asal Lampung ditangkap oleh Tim Reskrim Polres Gorontalo Kota terkait kasus pembobolan ATM menggunakan pelat besi. Pelaku diketahui sudah membobol 7 ATM.  

Plt Kasat reskrim Polres Gorontalo, AKP Laode Arwansyah, saat dikonfirmasi pada Selasa (4/8/2020) menjelaskan modus pelaku yaitu hendak menarik uang, awalnya dengan memasukkan kartu ATM dan akan menarik uang sebesar Rp 100 ribu. Ketika uang hendak keluar dari mesin, pelaku lalu memasukkan sebuah besi plat untuk menarik uang yang lain.

AKP Laode mengatakan besi pelat itu ada talinya untuk masuk ke mesin uang dan menariknya hingga uang bisa tertarik ke luar. Uang yang ditarik oleh pelaku jumlahnya tidak menentu di setiap ATM yang telah dibobolnya. Mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2 juta, tergantung alat yang didapat itu.

Laode mengatakan kasus tersebut terungkap setelah ada laporan dari pihak Bank Sulutgo terkait pencurian di ATM pada 17 Juli 2020. Petugas bank juga memeriksa ATM itu dan kondisinya sudah rusak dan ditemukan adanya lempengan besi yang tertinggal di dalam mesin.

Peristiwa yang serupa juga terjadi di ATM halaman DPRD Kota Gorontalo pada 21 Juli 2020. Dari tempat itu, pelaku disebut berhasil mengambil uang Rp 1,4 juta.

Laode mengatakan total ATM yang sudah dibobol oleh pelaku ada tujuh. Dari tujuh ATM tersebut ada yang gagal keluar uang namun mesin ATM-nya malah rusak itulah yang mengakibatkan kerugian besar bank. Jadi total uang yang berhasil dibobol pelaku sekitar Rp 8 jutaan dan ada dua unit ATM yang rusak, satu unit keterangan dari bank mengalami kerugian nyaris Rp 20 juta. Jadi kerugian total mencapai Rp 48 juta.

Laode menuturkan kasus terungkap berkat adanya CCTV yang merekam aksi pelaku. Ketika melakukan pembobolan ATM, pelaku ditemani oleh satu orang bernama FD alias Dila. Dari keterangan pelaku, Dila sudah tidak tinggal di Gorontalo.

Laode mengatakan meski demikian, kami akan tetap melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV. Pada 27 Juli 2020 lalu pelaku diketahui berada di Malang Kota dan berhasil ditangkap oleh jajaran Polres yang ada di sana. Pelaku kemudian kita jemput dan dibawa ke Gorontalo.