Home NASIONAL Catat Tanggalnya, Polisi akan Gelar Razia Besar-besaran di Kota Medan

Catat Tanggalnya, Polisi akan Gelar Razia Besar-besaran di Kota Medan

19
0
Catat Tanggalnya, Polisi akan Gelar Razia Besar-besaran di Kota Medan

Indozola – Satlantas Polrestabes Medan akan melaksanakan Operasi Zebra Toba 2019, kegiatan ini akan berlangsung selama 14 hari kedepan.

“Kegiatan ini akan dimulai pada akhir bulan oktober ini dan akan dilakukan selama 14 hari, dan mengenal tanggalnya masih belum kita pastikan

Ini hanya untuk halo-halo saja dulu kepada masyarakat,” ujar Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini.

Orang nomor satu di Satlantas Polerstabes Medan ini mengatakan dalam kegiatan Operasi Zebra Toba 2019 ini memiliki dua tujuan dilaksanakannya kegiatan ini.

Adapun tujuan Operasi Zebara Toba 2019 ini, ucap wanita dengan dua melati dipundaknya yaitu untuk tertib adminitrasi kendaraan bermotor dan pengemudi melalui identifikasi keabsahan adminitrasi kendaraan bermotor dan pengemudi sesuai aturan yang berlaku.

“Tujuan operasi ini juga untuk meningkatkan kesadaran berlalulintas yang lebih baik melalui upaya peegakan hhukum untuk meminalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,”terangnya.

Ada 8 target Operasi Zebra Toba 2019, yaitu pengemudi yang tidak memiliki SIM,” ujar Juliani.

Selain itu, pengemudi yang surat izin mengemudi yang tidak sesuai dengan kendaraan atau peruntukannya, pengemudi yang dibawah umur, pengemudi yang melanggar rambu dan atau marka jalan.

Lalu, yang melanggar arus saat mengemudikan kendaraan, tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah dan kendaraan melebihi berat muatan.

Disamping itu, aku mantan Kapolsek Medan Timur ini, dalam operasi ini juga pihaknya akan melihat keabsahan SIM dan ranmor yang tidak sesuai dengan UU atau peraturan dan ketentuan SIM, STNK serta TNKB.

“Kami juga kan melakukan tidakan kepada kendaraan yang menggunakan atau memasang lampu isyarat lalu lintas seperti rotator atau starbo,”terangnya.

Masih dikatakan Juliani, ranmor yang melanggar berat muatan dan tidak sesuai peruntukan dan laik jalan serta UU lalu lintas lainya.

“Kami berharap agar masyarakat Kota Medan mematuhi peraturan lalu lintas supaya aman, selamat dan lancar, kalau bukan kita yang peduli dengan keselamatan diri sendiri, siapa lagi, ” ujar Juliani.

Selama satu tahun kurang lebih sekitar enam operasi yang dilakukan serentak secara nasional.

Sebagai pengetahuan, berikut ini jenis dan jadwal operasi lalu lintas di Indonesia.

Operasi Patuh

Jenis Operasi ini dilaksanakan menjelang Ramdhan selama dua pekan

Tujuannya, untuk meminimalisir tingkat kejahatan.

Polisi akan memeriksa kelengkapan surat dan atribut kendaraan, bahkan bisa juga yang melanggar langsung ditilang.

Seperti yang kita ketahui disetiap daerah punya nama operasi sendiri-sendiri, seperti Patuh Jaya di Jakarta, Lodaya di Jawa Barat, Patuh Candi di Yogyakarta, dan Jawa Tengah, serta masiih banyak lagi tergantung Polda setempat.

Operasi Ketupat

Biasanya Polisi akan mengadakan operasi ini menjelang Idul Fitri.

Tujuan utama, menertibkan arus mudik dan dilakukan pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Polisi biasanya tidak menilang, tetapi hanya memberikan teguran supaya arus lalu lintas aman dan lancar.

Operasi Simpatik

Sama seperti Operasi Ketupat, agenda ini hanya memberikan peringatan kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun selama 21 hari dan berlaku nasional.

Operasi Zebara

Biasanya jenis operasi ini akan dilakukan menjelang akhir tahun, mulai 1 hingga 14 November diseluruh Indonesia. polisi akan mengecek kelengkapan surat serta atribut lainnya.

Jika tidak sesuai maka akan langsung diberikan sanksi seperti tilang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Operasi Lilin

Setelah Operasi Zebra, polisi berlanjut mengadakan Operasi Lilin.

Fokus utama untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Operasi ini sering dilakukan dipusat perbelanjaan, atau tempat ibadah dan lain sebagainya.

Operasi Lintas

Operasi yang terakhir ini sering dilakukan secara gabungan antara polisi, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga TNI.

Razia yang mengecek kelengkapan surat, hingga parkir liar ini dilaksankan selama dua pekan,

Pelanggar akan langsung kena tilang, tapi fokus operasi ini hanya ke kendaraan umum atau angkutan barang.