Home NASIONAL Diancam Akan Dipecat, Remaja di Pekalongan Dicabuli Pemilik Warung Tempatnya Bekerja

Diancam Akan Dipecat, Remaja di Pekalongan Dicabuli Pemilik Warung Tempatnya Bekerja

21
0

Diancam Akan Dipecat, Remaja di Pekalongan Dicabuli Pemilik Warung Tempatnya Bekerja – Seorang remaja yang masih berusia 17 tahun telah jadi korban pencabulan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Pelaku pencabulan itu yakni pemilik warung makan atau juragan tempat korban bekerja.

Pelaku diketahui berinisial KH (32) yang merupakan warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Setelah melakukan aksi bejatnya itu, korban sempat melarikan diri hingga akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Poniman saat dimintai konfirmasi pada Selasa (4/8/2020) mengatakan setelah mendapat laporan terkait kejadian itu, kami segera turun tangan dengan memintai keterangan saksi-saksi dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku ketika sedang berada di tempat persembunyian selama ini.

Dari hasil pemeriksaan, korban diketahu baru sekitar tiga bulan bekerja di warung makan milik pelaku. Korban lalu diancam akan dipecat kalau tidak mau memenuhi keinginan syahwat pelaku.

Modus yang digunakan pelaku yaitu dengan memaksa korban untuk minum minuman keras hingga mabuk, lalu dicabuli pada bulan Juni lalu di warung makan miliknya yang terletak di Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan.

AKP Poniman mengatakan jadi saat itu korban dipaksa oleh pelaku. Kalau tidak mau memenuhi keinginannya, korban diancam akan dipecat. Awalnya korban dipaksa untuk minum miras, setelah kondisinya mulai tidak berdaya baru dilakukan aksi pencabulan itu. Aksi bejat pelaku sudah dilakukan sebanyak dua kali di waktu yang berbeda.

AKP Poniman menuturkan pelaku sempat kabur dan bersembunyi di suatu tempat. Sementara korban baru berani melapor ke polisi selang beberapa hari usai kejadian, atau lebih tepatnya setelah pelaku menghilang dengan begitu saja.

Setelah diinterogasi polisi, pelaku KH akhirnya mengakui perbuatannya bahwa sudah mencabuli korban yang merupakan pekerja baru di warung makan miliknya. Pelaku juga mengaku sudah dua kali melakukan aksi pencabulan pada korban.

Pelaku KH mengaku bahwa dirinya khilaf. Kondisinya saat itu juga sedang mabuk.

Selain pelaku, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa baju milik korban. Saat ini, pelaku masih menjalani proses hukum dan akan dijerat dengan UU Perlindungan Anak.

AKP Poniman menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku terbukti telah melakukan aksi kekerasan atau ancaman kekerasan dengan memaksa anak untuk bersetubuh dengannya. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.