Home NASIONAL Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Melanda Lantai 4 Gedung RSUD Leuwiliang di Bogor

Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Melanda Lantai 4 Gedung RSUD Leuwiliang di Bogor

35
0

Kebakaran melanda sebuah gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang Kabupaten Bogor. Gedung tersebut hangus dilalap si jago merah pada Senin (25/4/2022) malam. Dalam insiden kebakaran itu, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan ke lokasi kejadian untuk membantu upaya pemadaman api.

Komandan Sektor Pemadam Kebakaran Leuwiliang bernama Ade Sukmayadi saat dimintai konfirmasi pada Senin (25/4/2022) malam turut membenarkan adanya insiden kebakaran yang melanda gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Untuk saat ini, sedang dalam tahap penanganan oleh petugas pemadam kebakaran.

Ade mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi di lantai 4 gedung RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Sekarang ada sebanyak 7 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai sektor yang diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu upaya pemadaman api.

Ade menuturkan bagian yang hangus dilalap si jago merah yakni lantai 4 gedung RSUD Leuwiliang, atau bangunan paling atas dari rumah sakit tersebut, jadi bagian atapnya yang hangus terbakar.

Ade mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi diduga akibat adanya korsleting listrik di bagian atap lantai 4 gedung RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Ade menyebut menurut dugaan awal, adapun penyebab kebakaran itu akibat adanya korsleting listrik di bagian atap lantai 4 gedung RSUD Leuwiliang.

Untuk saat ini, kata Ade, kebakaran itu saat ini sudah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Api yang mulai berkobar sejak pukul 20.00 WIB malam di lantai 4 gedung RSUD Leuwiliang itu kini telah berhasil dipadamkan.

Ade saat dimintai konfirmasi pada pukul 22.00 WIB malam mengatakan untuk situasi saat ini, kobaran api telah berhasil dipadamkan, sudah TKA. Ada sebanyak 7 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi kejadian untuk membantu upaya pemadaman api. Beberapa di antaranya berasal dari sektor Leuwliang sebanyak 2 unit, dari parung sebanyak 1 unit, Parung Panjang ada 1 unit, dari Cibinong ada 1 unit, Kota Bogor sebanyak 1 unit, dan dari Ciomas ada 1 unit.