Home NASIONAL Dua Unit Mobil Menjadi Korban Teror Pelemparan Batu di Kebayoran Lama Jaksel

Dua Unit Mobil Menjadi Korban Teror Pelemparan Batu di Kebayoran Lama Jaksel

29
0

Aksi teror pelemparan batu terjadi di jalan Teuku Nyak Arief, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). Dalam kasus ini, sudah ada dua unit mobil yang menjadi korban pelemparan batu hingga kaca bagian depan pecah.

Salah seorang korban bernama Gunadi, saat itu akan menjemput sang istri yang ada di Permata Hijau, Jakarta Selatan (Jaksel). Namun ketika melintas di TKP, dia justru menjadi korban pelemparan batu oleh orang tak dikenal.

Gunadi saat dimintai konfirmasi pada Kamis (19/5/2022) mengatakan jadi peristiwa itu bermula ketika saya hendak menjemput istri saya yang berada du Permata Hijau dan akan menuju ke Pondok Indah.

Peristiwa pelemparan batu itu diketahui terjadi pada Rabu (18/5/2022) sore kemarin. Ketika peristiwa itu terjadi, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sedang ramai lancar.

Nah ketika korban akan menuju ke underpass, tiba-tiba muncul orang tidak dikenal dan langsung melemparkan batu ke arah mobil korban. Gunadi menyebut pelaku pelemparan batu itu menjalankan aksinya hanya seorang diri.

Gunadi menjelaskan ketika saya akan turun dari mobil, atau lebih tepatnya saat itu posisi saya berada di bawah, kemudian di tengah-tengah itu muncul sebuah sepeda motor yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi sambil membawa batu, setelah itu dia melemparkan batu itu kea rah mobil saya hingga kaca bagian depan pecah. Setahu saya, kendaraan yang dipakai oleh pelaku itu jenis motor matik.

Gunadi juga menyebut bahwa tidak hanya dirinya saja yang menjadi korban pelemparan batu. Ada satu mobil lainnya yang juga terkena lemparan batu.

Gunadi menyebut selain saya, masih ada korban lagi. Dia mungkin berjarak sekitar 15 menit di depan mobil saya.

Gunadi sekarang sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Kebayoran Lama. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa itu, hanya saja korban mengalami kerugian materiil.

Gunadi menambahkan tidak ada yang mengalami luka, hanya saja kaca mobil bagian depan pecah. Namun karena terpasang screen itu jadi kacanya tidak sampai pecah berantakan dan masih menempel di mobil.