Home INTERNASIONAL Filipina Tangkap Warga yang Kedapatan Isap Rokok Elektrik

Filipina Tangkap Warga yang Kedapatan Isap Rokok Elektrik

165
0

Beberapa jam usai mengumumkan larangan rokok elektrik, Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan polisi menangkap setiap orang yang kedapatan tengah mengisap e-cigarette tersebut atau vaping di tempat publik.

Melalui pernyataan, Kepala Kepolisian Filipina menuturkan bahwa seluruh unit kepolisian nasional harus mulai menegakan larangan penggunaan vape.

”Pastikan bahwa semua pelanggar akan ditangkap,” bunyi pernyataan kepolisian tersebut.

Belakangan, dampak konsumsi rokok elektrik kian disorot setelah seorang pemuda 18 tahun di Belgia meninggal akibat kegagalan pernapasan karena vaping.

Padahal, di awal kemunculanya, produk rokok elektrik sangat populer karena sianggap lebih tidak berbahaya dari rokok tembakau.

Duterte, seorang mantan perokok, menyebut rokok elektrik sebagai perangkat ”beracun”. Menurut dia,ketika menghisap rokok elektronik sseorang telah masukan ”bahan kimia” ke dalam tubuh.

Rokok elektrik memang tidak ”membakar” seperti rokok konvensional, tetapi memanaskan cairan hingga menghasilkan uap yang dapat dihirup.

Berdasarkan studi, ada saekitar 7.000 zat yang terdapat dalam rokok tembakau tidak terkandung dalam uap e-cigarette.