Home INTERNASIONAL Hanya Karena Tidak Mengerjakan Tugas Matematika Guru Hekter Telinga Murid

Hanya Karena Tidak Mengerjakan Tugas Matematika Guru Hekter Telinga Murid

29
0
Hanya Karena Tidak Mengerjakan Tugas Matematika Guru Hekter Telinga Murid

Indozola – Karena tidak menyelesaikan tugas matematika yang dia berikan seorang guru menusuk telingan seorang murid dengan menggunakan hekter.

Insiden ini terjadi di Likas Sabah, Malaysia, korban bernama Amir Shafuan Bahram siswi kelas 4 mengalami pendarahan ditelinga karena tindakan keji guru itu.

Amir dibawah ke rumah sakit ibu dan anak terdekat untuk dirawat.

Mengetahui kejadian yang menimpah anaknya , orang tua korban langsung mengajukan laporan ke polisi tetang kejadian tersebut.

ibunya Shuaila Madidy (32) baru mengetahui kejadian itu setelah diberi tahu oleh saudara perempuannya saat ia mengeluarkan siswa baru dari sekolah pada pukul 11:30 pagi.

“Saya bertanya kepadanya mengapa dia menagis, namun dia hanya diam saja, saya terkejut melihat gumpalan darah di pakaian sekolahnya,” ujar wanita itu.

“Kemudian, saudara perempuan saya memberitahu bahwa telinga putra saya ditusuk oleh gurunya disekolah.”

Ia kemudian membawa putrsnya menjumpai gurunya itu, dan bertanya tentang tindakanya.

Guru anak itu mengatakan Amir tidak menyelesaikan tugas sekolah matematika yang ditugaskan.

“Saya bertanya kepadanya mengapa dia perlu melukai putra saya, guru hanya diam saja,”katanya.

Shuaila juga melaporkan masalah tersebut kepada kepala sekolah dan mengatakan dia akan menyelidik kejadian itu.

Shuaila menjelaskan bahwa putranya bukanya tidak mau menyelesaikan tugas, hanya saja, dia tidak tahu bagaimana cara mengerjakan tugas itu.

“Jadi guru perlu membimbingnya, bukanya melukai telinga anak saya,”ujarnya.

Menteri Pendidikan Maszlee Malik mengatakan dia masih menunggu laporan lengkap tetang kejadian yang sedang disiapkan oleh Departermen Pendidikan Negara bagian Sabah.

Sementara itu, Asisten Kepali Polisi Kota Kinabalu Habibi Majinji mengatakan kasusu itu sedang diselidiki berasarkan Bagian 324 dari KUHP karena penggunaan barang berbahaya dan senjata yang membuat luka.