Home INTERNASIONAL Irlandia Utara Denda Pelanggar Lockdown 100 Juta di tengah Wabah Virus Corona

Irlandia Utara Denda Pelanggar Lockdown 100 Juta di tengah Wabah Virus Corona

125
0
COVID-19

INDOZOLA – Pemerintah Irlandia Utara mulai menerapkan kebijakan lockdown yang lebih ketat dari negara lainnya demi mencegah penyebaran virus corona.

Tidak tanggung-tanggung, otoritas Irlandia Utara akan mengenakan sanksi berupa peringatan hingga denda sampai 5.000 poundsterling atau jika di rupiahkan akan mencapai 100 Juta bagi mereka yang melanggar.

Semua warga negara Irlandia dilarang meninggalkan rumah tanpa alasan yang kuat. Hal ini dikarenakan wabah virus Corona yang mulai memasuki negara ini.

Jumlah warga yang positif Corona sudah mencapai 324 orang dengan 15 orang yang tewas akibat infeksi virus ini seperti yang diumumkan lembaga kesehatan publik atau PHA.

“Ini merupakan wewenang luar biasa dari pemerintah untuk dimafaatkan saat masa darurat”, Ungkap Arlene Foster, Mentri Pertama Irlandia Utara, pada Sabtu, 28 Maret 2020 seperti yang dikutip dari media Reuters.

Foster mengungkapkan jika pemeritah meminta warga untuk membuat perubahan yang besar dalam kehidupan mereka sehari-hari. Seperti mencoba untuk bekerja di rumah tanpa harus keluar.

Perusahaan juga tidak bisa mewajibkan pegawai untuk datang bekerja dan lebih menganjurkan untuk bekerja di rumah jika memungkinkan. “kami tentu paham jika permintaan ini akan berdampak cukup signifikan pada kehidupan publik namun ini akan sepadan dengan ancaman virus mematikan ini. Tidak ada orang yang kebal dengan virus ini”. tambah Foster.

Covid-19

Sementara, secara terpisah, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson meminta warganya untuk tetap tinggal di rumah. Meski sudah positif virus Corona, namun gejala infeksi yang dideritanya sejak beberapa hari ini relatif ringan, sehingga Boris Johnson tetap dapat memimpin pemerintahan untuk menangani krisis virus Corona yang mewabah di 200 negara.

Matt Hancock, selaku mentreri kesehatan Inggris yang juga terdiagnosis positif virus Corona kini juga melakukan karantina diri dan mulai bekerja dirumah. “Kita sedang membuat persiapan yang benar dan jika kita mengikuti aturan maka kita dapat menekan angka kematian dan kembali pada kehidupan yang normal”. Kata Johnson.

Inggris melaporkan jika tercatat 17.089 kasus infeksi virus Corona, dan sudah 1.019 orang yang meninggal. Pemerintah juga memprediksikan jika nantinya wabah ini akan mencapai titik puncak dalam beberapa pekan kedepan. Sehingga kini mereka berusaha menyiapkan sejumlah rumah sakit lapangan dibeberapa titik yang terletak di beberapa kota untuk menambah kapasitas penanganan infeksi virus Corona ini.