Home NASIONAL Istri di Bengkulu Tega Bunuh Suaminya Karena Tak Diberi Nafkah dan Sering...

Istri di Bengkulu Tega Bunuh Suaminya Karena Tak Diberi Nafkah dan Sering Dibohongi

22
0

Istri di Bengkulu Tega Bunuh Suaminya Karena Tak Diberi Nafkah dan Sering Dibohongi – Seorang istri di Kabupaten Bengkulu Tengah tega membubuh suaminya sendiri. Hal itu disebabkan karena sang suami tidak memberi nafkahi sang istri dan memberi hasil penjualan kopi.

Wakapolres Bengkulu Tengah Kompol Abdul Arbain, saat dimintai konfirmasi pada Senin (10/8/2020) mengatakan bahwa menurut pengakuan dari pelaku, sang suami juga sering tidak jujur kepadanya, seperti tidak memberikan uang hasil penjualan kopi dan uang bantuan tunai serta sering dibohongi.

Kompol Abdul menjelaskan pelaku juga sempat membuat rekayasa aksi pembunuhan yang dilakukannya dengan cara membuat keterangan bahwa suaminya itu meninggal dunia karena gantung diri. Abdul menjelaskan kasus pembunuhan tersebut terungkap setelah Polsek Pagar Jati dan Polres Bengkulu Tengah melakukan penyelidikan terkait kematian korban atas nama Yusuf Hariadi.

Korban dilaporkan meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri pada 6 Agustus 2020 lalu. Tetapi berdasarkan hasil penyelidikan dan autopsy yang dilakukan oleh polisi, ditemukan adanya kejanggalan terkait kematian korban.

Polisi tak menemukan adanya bekas korban gantung diri di lokasi kejadian. Selain itu, tali yang digunakan untuk bunuh diri juga menggunakan simpul mati, termasuk juga ditemukan adanya luka benturan di bagian kepala korban.

Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan di rumah sakit Bhayangkara Polda Bengkulu, korban dinyatakan meninggal dunia karena tindak kekerasan dan kehabisan oksigen bukan karena gantung diri. Dari fakta-fakta tersebut, polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap istri korban secara intensif.

Hingga pada akhirnya, istri korban yang diketahui berinisial R (25) itu mengakui semua perbuatan bahwa dirinya yang sudah menghabisi nyawa suaminya itu. Pelaku mengaku khilaf sudah menghabisi nyawa suaminya. Kompol Abdul menjelaskan korban dibunuh dengan cara dipukul menggunakan sebatang kayu pada bagian kepala.

Kompol Abdul menjelaskan ketika korban dalam kondisi pingsan lalu pelaku mencekik leher korban dengan menggunakan kain hingga meregang nyawa.

Atas perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati. Saat ini, pelaku sendiri sudah di tahan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.