Home NASIONAL Jual Brownis dan Kukis Berbahan Ganja Via Medsos, Pria di Jepara Ditangkap

Jual Brownis dan Kukis Berbahan Ganja Via Medsos, Pria di Jepara Ditangkap

10
0

Jual Brownis dan Kukis Berbahan Ganja Via Medsos, Pria di Jepara Ditangkap – Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah berhasil meringkus penjual ganja di Jepara. Modusnya dengan membuat brownis dan kukis yang berbahan ganja.

Kepala BNN Jateng Brigjen Benny Gunawan, Kamis (30/7/2020) mengatakan kami mengamankan ganja seberat 6,1 gram. Barang bukti masih kecil, namun yang menarik kue itu dibuat dari ganja.

Benny menambahkan setelah dilakukan pengembangan bersama Polres Jepara rupanya ganja itu didapat dalam bungkusan aluminium foil yang disimpan dalam toples, ada dua paket brownis dan tiga paket kukis.

Kasus tersebut terungkap setelah mendapat informasi terkait adanya pengiriman paket diduga berisi narkotika. Paket itu dikirim dari Makasar menuju ke Jepara.

Benny menjelaskan tim gabungan yang terdiri dari BNN, Bea Cukai dan, Polres Jepara bergerak cepat untuk melakukan operasi. Dari situ petugas berhasil menangkap seorang pelaku berinisial FES (24) pada Senin (27/7/2020) sekitar pukul 12.38 WIB di Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara.

Benny mengatakan petugas gabungan kemudian melakukan pengkajian usai menerima paket itu, ternyata setelah dibuka ditemukan ganja sebesar 6,1 gram.

Beny mengatakan brownis dan kukis ganja tersebut dipasarkan melalui media sosial. Dihadapan petugas, pelaku mengaku telah memproduksi kue berbahan ganja itu sejak empat bulan lalu. Paket-paket tersebut sering dikirim ke Jakarta dan Semarang.

Barang bukti yang disita berupa paket yang isinya enam potong brownis dan enam potong kukis. Setiap kali menjual kue ganja tersebut, pelaku mendapatkan keuntungan 50 persen dari modalnya.

Benny menuturkan barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku berupa ganja, dua paket brownis dan kukis, kompor gas, lalu barang-barang dicampur, tepung terigu, margarin, dan lain sebagainya.

Sementara itu, tersangka FES (24) menuturkan bahwa sudah empat bulan memproduksi kue brownis dan kukis berbahan ganja itu. FES mengaku belajar membuat kue-kue itu dari YouTube hingga kemudian terlintas ide untuk mencampurkan ganja ke dalamnya.

Atas perbuatannya, FES akan dijerat dengan pasal 111 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling sedikit empat tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara.