Home NASIONAL Kabut Asap Kian Pekat, Warga Pekanbaru Takut Keluar Rumah

Kabut Asap Kian Pekat, Warga Pekanbaru Takut Keluar Rumah

124
0
Kabut Asap Kian Pekat, Warga Pekanbaru Takut Keluar Rumah

Indozola – Wilayah Kota Pekanbaru, Riau sejak empat hari terakhir di selimuti kabut asap makin pekat, akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Akibat dari kabut asap tersebut sejumlah warga mengaku takut keluar rumah karena merasakan dampak kabut asap seperti sesak napas, batuk pilek dan kepala pusing.

Pada Jum’ at 13 September 2019, kondisi kabut asap semakin mengkhawatirkan, di Jalan Jendral Sudirman jarak pandang pada siang hari hanya sekitar 200 meter.

Kualitas udara di Pekanbaru tidak sehat hingga bahaya, karena efek kabut asap. otomatis akan sangat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

Salah seorang ibu rumah tangga (IRT) Rozalinda (35) mengaku takut keluar rumah karena kabut asap.

“Ya, jadi takut keluar rumah, walaupun rumah sudah ditutup semua, tapi asap masih terasa. sesampai di posko kesehatan ini baru terasa nyaman, ” ucap Rozalinda di salah satu posko kesehatan.

Akibat dari kabut asap dia mengeluhkan sesak napas dan kepala pusing akibat kabut asap.

“Sudah emapat hari saya sakit, sesak napas, batuk, dada sakit dan kepala pusing. jadi saya diberikan oksigen,”ujar warga Kecamatan Marpoyan Damai ini.

Warga lainya yang bernama Yenirika (27) juga mengaku takut keluar rumah sejak kabut asap makin pekat.

“Jadi takut keluar rumah, karena udara tidak sehat. apalagi saya ada bayi usianya baru dua bulan,” sebut Yenirika.

Dia mengatakan hal itu membuatnya khawatir terhadap kesehatan dua orang anaknya, karena kabut asap saat ini sangat pekat di sekitar rumahnya.

“Sudah dua minggu ini asap ditempat tinggal kami, tapi beberapa hari terakhir sagat pekat ,”kata Yenirika.

Dia mengatakan juga sudah merasakan dampaknya, seperti sesak napas dan kepala pusing.

“Kalau saya sesak napas dan kepala pusing. bayi saya juga bersin-bersin dan tidurnya gak nyaman, mungkin karena kabut asap, ” katanya.

Kualitas udara di wilayah Kota Pekanbaru semakin mengkhawatirkan dan kualitas udara sudah berada di level berbahaya.

Meski sudah banyak warga yang terdampak, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Riau belum menetapkan siaga darurat bencana kabut asap.