Home NASIONAL Kebakaran Melanda Rumah Dua Lantai di Depok, Diduga Karena Adanya Korsleting Meteran...

Kebakaran Melanda Rumah Dua Lantai di Depok, Diduga Karena Adanya Korsleting Meteran Listrik

27
0

Kebakaran melanda sebuah rumah yang memiliki dua lantai di Jalan H Dipan RT 007 RW 002, Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Saat peristiwa kebakaran itu terjadi, sang pemilik rumah disebut tengah berada di luar.

Menurut keterangan dari Kabid Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok bernama Welman Naipospos, kami menerima laporan terkait adanya peristiwa kebakaran itu pada Selasa (17/5/2022), sekitar pukul 02.25 WIB dini hari. Adapun penyebab kebakaran yang melanda rumah lantai dua itu diduga karena adanya korsleting meteran listrik yang ada di lantai 2 rumah tersebut.

Welman saat dimintai konfirmasi pada Selasa (17/5/2022) mengatakan titik api pertama kali muncul dari lantai 2 rumah tersebut, diduga berasal dari meteran listrik kemudian merembet ke bagian yang lainnya. Bahan-bahan yang ada di lantai 2 bangunan itu memang terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat menjalar.

Welman menuturkan sebanyak 11 personel pemadam kebakaran dari UPT Cimanggis dan UPT Tapos diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu upaya pemadaman. Proses pemadaman pun tidak berjalan dengan mulus, sebab petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kendala karena lokasiya yang terletak di permukiman padat penduduk.

Welman mengungkapkan saat upaya pemadaman kebakaran, petugas damkar sempat mengalami kesulitan mobilitasi alat karena lokasinya yang berada di permukiman padat penduduk, hingga akhirnya kami menggunakan metode sambung selang. Ia mengatakan Alhamdulillah, di bagian samping kiri dan kanan rumah yang dilalap si jago merah tidak ada yang kena. Kobaran api yang melanda rumah lantai dua itu bisa langsung diatasi oleh petugas pemadam kebakaran.

Welman membeberkan kerugian akibat peristiwa kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp 70 juta. Sementara itu, kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas damkar sekitar pukul 03.05 WIB dini hari.

Welman menambahkan saat peristiwa kebakaran itu terjadi, rumah dalam kondisi kosong, si pemilik rumah sedang tidak ada di rumah. Namun waktu kejadian, sang pemilik rumah juga hadir di lokasi. Adapun kerusakan rumah akibat peristiwa kebakaran itu mencapai 75 persen, bisa dibilang cukup parah juga. Beruntung, idak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu. Hanya saja kerugian yang dialami oleh korban diperkirakan mencapai Rp 70 juta.