Home POLITIK Kegoisan Prabowo Minta 570 anggota KPPS meninggal diautopsi

Kegoisan Prabowo Minta 570 anggota KPPS meninggal diautopsi

45
0

INDOZOLA – Calon Presiden Prabowo subianto meminta 570anggota KPPS yang meninggal diautopsi .Hal ini agar di ketauhi penyebabnya,

“Kita sebenarnya berharap bahwa pemerintah lakukan investigasi penyelidikan dan melakukan autopsi sehingga jelas kita tau sebabnya apa,” ujar Prabowo lewat pidato politik di ruang kerjanya yang dibagikan Tim Media Badan Pemenangan Nasional (BPN), Kamis (16/5/2019).

Hal ini karna dari 570 anggota KPPS masih banyak yang berusia muda,
“Ada yangg meninggal usia 19 tahun, 21 tahun, 30 tahun, tidak mungkin seusia itu mati karena kelelahan, sejarah Republik Indonesia baru sekarang terjadi dalam sebuah Pemilu lebih dari 570 petugas meninggal dalam keadaan penuh tanda tanya,” kata┬áPrabowo.

Anggapan Prabowo pemerintah tak ingin kupas tuntas tentang anggota KPPS yang meninggal dunia, Prabowo membandingkan kasus ini kepada 6 sapi yang mendadak mati di lamongan, Sapi lebih di anggap penting ketimbang manusia yang meninggal atas insiden pemilu 2019

”Ada beberapa ekor sapi di Kabupaten Lamongan, mati mendadak, kemenkes, dinkes melakukan autopsi kepada sapi-sapi tersebut, kalau tak salah 6 ekor sapi. (Sedangkan) 570 anak bangsa meninggal sangat mengherankan tidak ada upaya mencari tahu kenapa mereka meninggal,” kritik Prabowo membandingkan.

Prabowo pun mendesak pemerintah untuk memberikan jawaban yang konkrit atas misteri ini , dan meminta agar pihak yang terkait memberi ruang untuk dilakukannya pengusutan,

Fakta Hukum Untuk Autopsi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polro Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan Autopsi harus di dasari fakta hukum, karna polisi bekerja berdasarkan fakta hukum,

“Polri bekerja selalu harus berdasarkan suatu fakta hukum. Kalau tidak ada fakta hukumnya, dari pihak keluarga juga tidak merasa adanya satu hal yang mencurigakan, kejanggalan, apa yang mau diautopsi?,” ujar Dedi di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019.

Autopsi bertujuan membuat sesuatu menjadi jelas ketika ditemukan indikasi atau terdapat fakta hukum, tentang penganiayaan atau pembunuhan, dan memerlukan kajian yang komprehensif


“Kalau misalnya fakta hukumnya juga masih belum jelas kami tidak akan bertindak, semua itu masuk dalam taraf penyelidikan, investigasi dulu,” ujar Dedi Prasetyo.

Polri bisa bertindak apabila landasan jelas , sedangkan selama fakta hukum tidak jelas maka autopsi tidak dapat dilakukan,

Baca juga info menarik lainnya seputaran bola di bolazola.com