Home NASIONAL Kisah Para Nakes Surabaya Setelah Selesai Di Vaksin COVID-19

Kisah Para Nakes Surabaya Setelah Selesai Di Vaksin COVID-19

113
0

Kisah Para Nakes Surabaya Setelah Selesai Di Vaksin COVID-19 – Ribuan tenaga kerja di Kota Surabaya saat ini sudah melakukan vaksin COVID-19 dengan cara bertahap. Kebanyakan para nakes tidak merasakan atas efek samping sesudah dilakukan vaksinasi tersebut.

Berdasarkan dari sebuah pengakuan dari Nita Legiantini Purnama Sari seorang dokter umum pada Puskesma Ngagel Rejo yang sudah melakukan vaksin pada hari Sabtu. Nita juga sudah mengakui jika dirinya tidak merasakan efek samping. Setelah melakukan vaksin, Nita juga akan menunggu selama 30 menit agar bisa memastika apakah ada sebuah keluhan sebelum dirinya akan kembali bekerja.

Sesudah 30 menit beristirahat, Nita juga sudah mengakui jika dirinya tidak mengalami sama sekali gejala yang sudah dialaminya. Setelah itu dirinya juga akan kembali bertugas dengan memakai APD lengkap.

Dirinya juga tidak merasakan apa apa sama sekali. Panas di tempat suntikan, demam, mual, muntah, gatal-gatal, sesak, pusing semua tidak ada. Jadi saya bisa beraktivitas kembali seperti biasanya.

Sampai dengan satu hari sesudah itu Nita juga sudah mengakui jika sama sekali tidak ada yang sudah memperlihatkan adanya sebuah gejala pada tubuhnya. Dirinya juga masih merasakan fit dan juga masih enerjik, sama saja sebelum dilakukan vaksin tersebut.

Pada saat sebelum disuntuk vaksin COVID-19, diduga ada sejumlah persiapan yang akan dilakukan. Dikarenakan pada setiap individu juga sudah mempunyai sebuah reaksi yang juga berbeda beda. Dimulai dengan istirahat dengan cukup, selalu menjaga ketat atas protokol kesehatan.

Semua hal tersebut juga sudah sama dengan para tenaga kesehatan yang berasal dari RSUD dr Moh Soewandhie bernama Nanik Sulistiowati dengan sudah mengakui jika dirinya tidak merasakan efek samping sesudah disuntik vaksin pada hari Rabu yang lalu.

Sebelum disunti dengan vaksin sinovac, jika Nanik juga sudah mengakui jika sudah mempersiapkan dirinya dahulu, seperti dengan sarapan pagi, banyak meminum vitamin dan selalu memastikan keadaan badan agar selalu vit.

Sementara pada dalam vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya, ternyata sudah ada 22 kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Seperti yang disampaikan Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.