Home NASIONAL Kisah Seorang Marinir Gadungan Yang Lakukan Aksi Penipuan

Kisah Seorang Marinir Gadungan Yang Lakukan Aksi Penipuan

142
0

Kisah Seorang Marinir Gadungan Yang Lakukan Aksi Penipuan – Sejumlah 2 anggota marinir gabungan yang sudah berpangkat menjadi kolonel yang ada di Kabupaten Sukabumi telah mendatang sebuah Pos AL Palabuhanratu pada hari senin malam yang lalu. Ternyata keduanya juga akan mau memastikan apakah Randi Yovana alias Kolonel Yandi Febrian yang sudah diringkus oleh petugas ialah seorang pria yang sudah menipu mereka semua.

Salah satu korban yang berinisial Sy dengan masih berusia 19 tahun yang berasal dari Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi sudah mengakui jika dia sudah melakukan penipuan kepada Randi. Bukan hanya soal materi saja, akan tetapi dia juga akan menanggung malau dikarenakan dia juga sudah mempersiapkan sebuah pesta lamaran dikediamannya pada bulan November 2020 yang lalu.

Sy juga akan menceritakan jika pada awalnya sebelum bulan September 2020 saat pertama hubungannya tersebut dia juga langsung mengajak untuk hubungan yang lebih serius lagi. Yang pertama dirinya juga mengajak untuk bertunangan dahulu, akan tetapi pada saat bulan November dirinya juga langsung mengajak untuk menikah.

Sebuah janji dan kebohongannya itu juga sudah dibuatkannya, Randi juga sudah mengakui jika dirinya sudah bersiap diri untuk melamar korban pada tanggal 14 November 2020. Randi juga sudah mengatakan jika keluarganya itu sudah bekerja pada kejaksaan dan sang ayahnya ialah seorang pemilik tambang batubara yang ada di Kalimantan tersebut.

Dia juga sudah mengatakan jika akan membawa artis Nikita Mirani bersama dengan seorang jaksa yang sudah terkenal, setelah tanggal 14 November itu namanya orang kampung kalau gak ada pasti akan diada adain kan, dengan acara masak masak sepeti itu. Diketahui jika para keluarga juga sudah datang, akan tetapi pas sudah ditunggu dirinya juga tidak kunjung datang juga.

Pada waktu itu juga Randi juga sudah mengakui jika dirinya masih di wilayah Geopark Ciletuh, dirinya juga masih berjanji akan melamarnya pada hari itu juga. Akan tetapi pada saat tanggal 16 November ternyata ponsel milik marinir gadungan itu sudah tidak aktif lagi.

Pada hari senin malam kemarin, pria yang diketahui berasal dari Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi itu juga langsung dibawa menuju ke Mapolres Sukabumi agar bisa mempertanggungkan perbuatan yang sudah dilakukannya tersebut.