Home NASIONAL Konsumsi Ganja Karena Depresi, Mahasiswa di Kota Kediri Ditangkap Polisi

Konsumsi Ganja Karena Depresi, Mahasiswa di Kota Kediri Ditangkap Polisi

8
0

Konsumsi Ganja Karena Depresi, Mahasiswa di Kota Kediri Ditangkap Polisi – Polisi mengamankan seorang mahasiswa di Kota Kediri karena telah mengkonsumsi ganja. Di hadapan polisi, dia mengaku mengonsumsi barang haram tersebut karena depresi.

Mahasiswa yang ditangkap itu diketahui bernama Hisyam (21), yang merupakan warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dia tedaftar sebagai mahasiswa semester 4 di salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Kota Kediri.

Kepala BNN Kota Kediri AKBP Bunawar, saat dimintai konfirmasi pada Senin (29/6/2020) mengatakan untuk proses penyelidikan sudah kami lakukan sekitar satu minggu yang lalu. Berdasarkan hasil penyelidikan itu, kami mencurigai adanya pengiriman barang yang dipesan oleh seseorang yang tinggal di Kota Kediri.

AKBP Bunawar mengatakan tim BNN Kota Kediri kemudian menangkap mahasiswa itu pada Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 11.15 WIB, dan melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang terletak di Kelurahan Mojoroto.

AKBP Bunawar menambahkan dari hasil penggeledahan, kami menemukan beberapa barang bukti. Salah satunya yakni paket daun ganja kering.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas yaitu daun ganja kering dengan berat 23 gram, 4 bendel kertas rokok merek Buffalo Bill dengan isi 138 lembar, dan 1 bendel kertas rokok merek RAW dengan isi 21 lembar.

Tak hanya itu saja, petugas juga menemukan 1 bendel kertas polong (filter tips) yang berisi 36 lembar, 1 buah corong terbuat dari grenjeng rokok, 1 botol air mineral yang dilubangi bagian bawahnya, 1 buah korek api, dan 1 unit ponsel warna hitam.

Bunawar menambahkan untuk pengembangan terkait adanya jaringan yang lainnya, BNN Kota Kediri akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Menurut pengakuan dari tersangka, dia telah mengkonsumsi ganja sejak tahun 2016 hingga tahun 2018. Dalam kasus ini, orang tua tidak mengetahui kalau yang bersangkutan itu telah mengkonsumsi ganja. Semuanya dengan alasan agar bisa lebih tenang karena depresi. Dia mengaku mendapatkan barang terlarang itu dengan cara pesan melalui sosmed.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 111 ayat 1 tentang narkotika dan terancam hukuman minimal 4 tahun penjara.