Home NASIONAL Korban Meninggal Dunia Dalam Insiden Minimarket Ambruk di Banjar Bertambah Menjadi Lima...

Korban Meninggal Dunia Dalam Insiden Minimarket Ambruk di Banjar Bertambah Menjadi Lima Orang

25
0

Polisi membeberkan keterangan baru mengenai insiden minimarket yang ambruk di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Korban yang meninggal dunia dalam kejadian itu kini bertambah menjadi lima orang.

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan bernama Kombes Mochamad Rifa’i saat dimintai konfirmasi pada Selasa (19/4/2022) mengatakan dari keterangan yang diperoleh tinggal 9 orang yang selamat dan 5 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia, sementara itu untuk 2 orang lagi masih dalam tahap pencarian karena untuk datanya masih kami perbarui terus soal kebenaran jumlah korban tersebut.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa minimarket ambruk itu terjadi pada Senin (19/4/2022) sekitar pukul 17.15 Wita di Jalan Ahmad Yani Km 14, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Bangunan minimarket yang ambruk itu adalah bangunan yang terdiri dari tiga lantai, di mana semua bagian bangunannya sudah ambruk rata dengan tanah dalam kejadian itu.

Kombes Rifa’i mengungkapkan pada awalnya petugas mendapati adanya tiga orang yang meninggal dunia. Setelah itu, petugas kembali menemukan dua lagi yang meninggal dunia pada Senin (18/4/2022) malam dan pada Selasa dini hari tadi.

Kombes Rifa’I mengatakan korban yang keempat ditemukan oleh petugas pada tadi malam, dengan kondisi meninggal dunia sementara untuk korban yang kelima baru ditemukan pada tadi pagi dengan keadaan kritis dan pada sore ini korban tersebut dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Sultan agung.

Secara keseluruhan 15 korban itu adalah data yang diperoleh oleh pihak kepolisian untuk sementara berdasarkan hasil keterangan yang didapat dari para saksi. Di antara jumlah korban tersebut sudah termasuk enam orang pegawai minimarket.

Wakapolres Banjar bernama Kompol Mohammad Fihim mengatakan saat kejadian, ada enam orang pegawai minimarket Alfamart yang bertugas, untuk sisanya diduga ada sembilan orang yang tengah berbelanja.

Sampai pada malam ini, tim SAR gabungan terus bergotong royong melakukan pencarian terhadap para korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan ambruk. Sejumlah alat berat turut dikerahkan ke lokasi kejadian dan hingga kini masih terus beroperasi untuk mengangkat puing-puing material bangunan.