Home POLITIK Mantan Bupati Bengkalis Divonis 6 Tahun Penjara Akibat Terlibat Menerima Suap

Mantan Bupati Bengkalis Divonis 6 Tahun Penjara Akibat Terlibat Menerima Suap

255
0

Mantan Bupati Bengkalis Divonis 6 Tahun Penjara Akibat Terlibat Menerima Suap – Mantan bupati Bengkalis yang bernama Amril Mukmini telah dinyatakan divonis dengan enam tahun penjara dikarenakan sebuah kasus korupsi. Bukan hanya telah divonis enam tahun penjara saja, akan tetapi Amril juga harus membayar sebuah denda senilai Rp 500 Juta. Dan pada pasalnya suami dari Kasmarni ini juga telah terbukti sudah menerima sebuah uang suap dengan sebesar Rp 5,2 miliar oleh PT Citra Gading Asritama dalam sebuah proyek atas peningkatan sebuah jalan antara Duri sampai Sei Pakning yang ada di Kabupaten bengkalis, Riau.

Sebuah persidangan atas sebuah vonis yang telah dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor PekanBaru yang telah diketahui dari Lilin Herlina SH MH pada sebuah pengadilan Tipikor Pekanbaru pada hari senin sore tersebut. Seorang terdakwa atas Amril Mukminin juga telah terbukti sudah menerima sebuah suap dengan sebuah hukuman penjara dengan enam tahun dan terdakwa juga telah dibebankan untuk membayar sebuah pidana dengan denda dengan sebesar Rp 500 Juta. Bilamana jika tidak membayar, semua itu juga akan diganti dengan hukuman penjara selama enam tahun penjara.

Terdakwa Amril Mukminin juga telah dikenakan sebuah pidana tambahan, yaitu tidak boleh menggunakan sebuah hak pilih dalam jabatan public dengan lama tiga tahun lamanya. Lilin Herlina juga telah mengatakan jika terdakwa telah mendapatkan dakwaan kedua dari Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas sebuah gratifikasi yang telah diterima oleh terdakwa Amril Mukminin dengan dari dua orang pengusaha atas sebuah pabrik kelapa sawit dengan sebesar Rp 23,6 miliar, Hakim juga telah menyatakan jika terdakwa telah terbukti. Terdakwa Amril juga tidak terbukti jka dalam sebuah dakwaan atas kedua Jaksa Penuntut Hukum (JPU).

Amril Mukminin juga telah dinilai telah terbukti menerima uang suap dengan sebesar  Rp 5,2 miliar atas perusahaan kontraktor sebuah proyek jalan Duri Sei Pakning yang ada di daerah kabupaten Bengkalis, dari PT Citra Gading Asritama oleh Jaksa Penuntut Umum KPK dikatakan jika tidak hanya  uang suap saja, akan tetapi Amril juga diyakini telah menerima sebuah gratifikasi oleh Direktur Utama PT Mustika Agung Sawit Sejahtera yaitu dari Jonny Tjoa dan dengan Direktur PT Sawit Anugrah Sejahtera yaitu Adyanto. Dan dengan dari pengusaha Jonny Tjoa menerima sebesar RP 12.770.330.650 dan oleh Adyanto dengan sebesar Rp 10.907.412.755. semua uang itu telah diteruima pada rumahnya pada bulan juli 2013 sampai 2019.