Home NASIONAL Masyarakat Diminta Beri Kesempatan Kabinet Jokowi Buktikan Kinerja

Masyarakat Diminta Beri Kesempatan Kabinet Jokowi Buktikan Kinerja

235
0

Presiden Joko Widodo (jokowi) telah membentuk kabinet Indonesia Maju. Di dalam kabinet, ada ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang merupakan rivalnya di Pilpres 2019.

Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi mengatkan,kesediaan Gerindra bergabung di Pemerintahan mungkin mengecewakan sebagian pendukung Prabowo-Sandiaga Uno. Begitu pula mengecewakan sebagian pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

Namun, masyarakat diminta tetep berpikir positif dan memberikan kesempatan pemerintah menunjukan kinerjanya. Apalagi dengan bergabung dua kubu ini diharapkan dapat semakin meredakan perselisihan di akar rumput.

”Tapi marilah kita berfikir positif. Dengan bergabungnya dua figur yang bersaing ketat dan keras pada Pilpres lalu,perselisihan dan perkubuan di akar rumput diharapkan dapat cepat tua reda,” ujarnya di Jakarta.

Sama halnya dengan DPR yang baru dilantik , menurut Bursah, Spirit persatuan yang di tunjukan para elit politik di parlemen dan kabinet diharapkan dapat mengatasi sisa-sisa konflik di parlemen dan kabinet diharapkan dapat mengatasi sisa-sisa konflik di madyarakat imbab Pilpres 2019.

Bursah yang hadir dalam peringatan sumpah Pemuda dan forum seminar bertajuk “Menggelorakan Sumpah Pemuda Dalam Pembangunan Berkelanjutan” di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta Pusat menekankan, semangat persatuan para elit politik perlu ditiru oleh organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, yakni pihak memenangkan kompetisi perlu merangkul yang kalah.

“Dengan demikian organisasi tidak terpecah belah akibat munculnya pengurus tandingan,” ujarnya.

Pemuda harus terus menggelorakan persatuan sebagai spirit Sumpah Pemuda. Energi pemerintah dan bangsa harus terfokus untuk mengejar berbagai ketertinggalan Indonesia dari bangsa lain. Ia menilai, perlu kekompakan seluruh elemen bangsa agar Indonesia dapat menjadi bangsa pemenang di tengah kerasnya persaingan global.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Ahmad Rofiq menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap bijak dengan merangkul Partai Gerindra masuk ke dalam koalisi pendukung partai. Prabowo dijadikan Menteri Pertahanan (Menhan) dan Edhy Prabowo didapuk jadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hal tersebut disampaikan Rofiq dalam acara diskusi publik bertajuk ‘Rekonsiliasi Nasional: Apa, Untuk Apa, dan Bagaimana?; di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Menurut Rofiq, tujuan Jokowi merangkul partai-partai yang tidak mendukungnya dalam Pilpres demi membangun dan memajukan Indonesia dalam pemerintahannya 5 tahun ke depan.

“Tidak mengedepankan terhadap perbedaan, tetapi semuanya diajak bersama dalam membangun bangsa, memajukan,” ucap Ahmad

”Kita bisa melihat bahwa Pak Jokowi bisa saja kalau mau menang-menangkan tidak mengajak komunikasi dengan partai yang tidak mendukung,”tambahnya.

Rofiq menilai tidak ada gunanya masyarakat masih meributkan ketika ada pihak yang sebelumnya berseberangan, dan kini justru bergabung dengan pemerintahan.

”Tidak ada manfaatnya dalam konteks ini terus menerus bersitegang, antara yang terpilih dan tidak terpilih. Saran saya yang memilih atau yang tidak memilih sama-sama membangun keluarga,kembali kepada keluarga,jangan sampai keluarga bercerai-berai,”tutup Rofiq.