Home KESEHATAN Minum Kopi Sebelum Sarapan, Baik atau Buruk ?

Minum Kopi Sebelum Sarapan, Baik atau Buruk ?

44
0
Minum Kopi Sebelum Sarapan, Baik atau Buruk ?

Indozola – Untuk saat ini masih banyak orang yang memilih minum kopi sebelum sarapan atau saat bangun pagi.

Padahal, kebiasaan tersebut sebetulnya tak dianjurkan sebab akan berdampak pada produksi hormon kortisol.

Dari mulai bangun pagi, tubuh kita mulai melepaskan kortisol, hormon yang bertanggungjawab meregulasi respons imun, metabolisme dan stres.

“Minum kopi dalam kondisi perut kosong atau di pagi hari sebelum sarapan bisa meningkatkan tingkat kortisol dalam tubuh,” ucap Dr. Nikola Djordjevic, MD.

Saat kita memompa tubtuh dengan kafein ketika kortisol mencapai puncaknya, kita akan membuat tubuh semakin stres.

Hasil studi mengevakuasi preferensi minuman berkafein di kalangan mahasiswa kedokteran, menunjukan, 25 persen responden minum kopi di pagi hari dengan perut kosong.

Mereka diminta menyeduh secangkir kopi di waktu terbaik untuk minum kopi.

Ternyata, murid-murid tersebut mengalami peningkatan suasana hati dan dampak kesehatan jangka panjang.

Kemudian, Djordjevic menambahkan, kopi mengiritasi asam lambung.

Sehingga, saat kita minum kopi dalam kondisi perut kosong kemungkinan besar akan mengalami mulas atau bahkan bisul lambung.

Maka jelas bahwa minum koppi dalam keaadaan perut kosong dapat mempengaruhi kesehatan fisik.

Tapi, lebih dari itu, dampaknya juga berhubungan dengan kesehatan mental.

Kelebihan produksi asam dalam perut dapat menyebabkan perubahan suasana hati, gugup, gemetar, dan gejala lainya.

Selain itu, ada sebuah penilitian yang menghubungkan asam lambung dengan kecemasan dan depresi.

Sejumlah studi menemukan, kafein meniru gejala kecemasan dan bahkan serangan panik.

Gejalah dapat termasuk gelisah, gemetaran, wajah memerah, dan detak jantung semakin cepat.

Gejala-gejalah ini muncul terutama saat kopi dikomsumsi dalam jumlah besar.

“jika kamu sudah mengalami kecemasan, kamu akan cenderung lebih rentan terhadap efek-efek kopi.