Home NASIONAL Ngaku Bisa Hilangkan Sial, Dukun Cabul Ini Perkosa Seorang Janda di Banyuwangi

Ngaku Bisa Hilangkan Sial, Dukun Cabul Ini Perkosa Seorang Janda di Banyuwangi

12
0

Ngaku Bisa Hilangkan Sial, Dukun Cabul Ini Perkosa Seorang Janda di Banyuwangi – Praktik dukun cabul telah terjadi di Banyuwangi. Seorang sopir yang mengaku-ngaku sebagai orang pintar telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang janda.

Pelaku diketahui berinisial PD (32) yang merupakan warga Kecamatan Bangsalsari, Mojokerto. Polisi berhasil mengamankan pria bertato tersebut usai melakukan tindak pemerkosaan terhadap seorang pasien pertamanya usai mengaku sebagai dukun.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, saat dimintai konfirmasi pada Minggu (28/6/2020) mengatakan bahwa kami telah berhasil menangkap pelaku usai melakukan aksi pemerkosaan terhadap seorang janda. Korban pun lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Genteng.

Aksi pemerkosaan itu terjadi di sebuah bengkel milik orang tua korban. Persitiwa itu bermula ketika orang tua korban bercerita kepada pelaku karena mempunyai anak janda yang selalu sial. Menerima curhatan itu, pelaku lalu mengaku dirinya sebagai dukun yang bisa membuang kesialan korban.

Kombes Arman menambahkan karena tidak menaruh rasa curiga akhirnya orang tua korban meminta anaknya untuk datang ke pelaku, sembari membawa dupa dan bunga kenanga.

Setelah bertemu kemudian pelaku membawa korban ke tempat sepi yaitu di sekitar rumah orang tua korban. Ritual itu pun dimulai dengan membakar dupa. Saat itu, pelaku kemudian langsung melancarkan aksi bejatnya dengan meraba-raba perut korban.

Menurut pengakuan pelaku nafsu ketika memegang perut korban. Sampai akhirnya pelaku nekat memperkosa korban di tempat sepi tersebut.

Akhirnya aksi pemerkosaan itu dilaporkan oleh korban kepada orang tuanya. Karena merasa tidak terima, korban bersama dengan orang tuanya langsung melaporkan pelaku ke aparat kepolisian.

Arman mengatakan kami berhasil meringkus pelaku di sekitar rumah korban.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa satu bendel dupa, satu buah korek api, bunga kenanga, mangkuk plastik berwarna kuning, dua botol kosong minuman keras, daster berwarna pink kombinasi biru, jaket berwarna hitam, celana dalam berwarna hitam dan BH berwarna merah maroon.

Arman menambahkan atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 285 KUHP dan terancam hukuman pidana 12 tahun kurungan penjara.