Home NASIONAL Nyambi Jadi Penjual Sabu, Oknum Karyawan BUMN di Babel Ditangkap Polisi

Nyambi Jadi Penjual Sabu, Oknum Karyawan BUMN di Babel Ditangkap Polisi

15
0

Nyambi Jadi Penjual Sabu, Oknum Karyawan BUMN di Babel Ditangkap Polisi – Satuan Narkoba Polres Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung menangkap oknum karyawan PT Timah Tbk bernama Tony (39) yang merupakan warga Kecamatan Muntok, Bangka Barat. Dia ditangkap karena menjadi penjual sabu.

Kanit Idik 1 Sat Narkoba Polres Bangka Barat Bripka Harun Perdamian saat dikonfirmasi pada Kamis (16/7/2020) mengatakan bahwa pelaku ditangkap ketika hendak berangkat kerja di Tugu Duren atau lebih tepatnya di jalan Mentok-Pangkalpinang, pada Sabtu (4/7/2020) sekitar pukul 00.10 WIB.

Bripka Harun mengatakan tersangka adalah oknum karyawan BUMN, ketika ditangkap pelaku tak memberikan perlawanan. Pelaku sebelumnya juga merupakan target operasi (TO) polisi.

Tim Hanoman yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Bangka Barat, AKP Umar Dani melakukan pengembangan di kediaman pelaku yang terletak di Jalan M.H Muhidin, Kampung Ulu, Kelurahan Tanjung Muntok, Kabang Bangka Barat. Dalam pengembangan kasus, polisi mendapati barang bukti berupa narkotika jenis sabu.

AKP Umar menegaskan polisi berhasil mengamankan barang bukti dari rumah pelaku berupa narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 30,35 gram. Barang haram itu disimpan di dalam plastik, sementara sabu siap edar ada sebanyak 14 plastik klip kecil.

Setelah ditangkap, tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih mengejar pemasok sabu-sabu terhadap oknum karyawan PT Timah Tbk itu.

Penangkapan pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat pada Jumat (3/7/2020), bahwa di rumah pelaku diduga dijadikan sebagai tempat untuk transaksi narkotika. Kemudian, pada hari Sabtu (4/7/2020) petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Kanit Idik mengatakan pelaku itu juga merupakan target operasi (TO) polisi selama 2 tahun dan memang sudah lama kami intai.

Selain sabu-sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa 1 buah timbangan digital, 1 buah handphone, 2 buah kaca pirek, 1 buah kompor sabu, 10 buah sekop sabu, 1 buah korek api gas berwarna biru, 2 buah jepitan press plastik, 1 buah dompet dan uang Rp 350 ribu.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain terancam hukuman minimal 6 tahun kurungan penjara dan maksimal 20 tahun penjara, pelaku juga dipastikan akan kehilangan pekerjaannya.