Home KULINER Oleh-oleh Khas Dodol Tanjungpura, Pulut Diracik Bercampur Santan degan Gula Aren

Oleh-oleh Khas Dodol Tanjungpura, Pulut Diracik Bercampur Santan degan Gula Aren

143
0
Oleh-oleh Khas Dodol Tanjungpura, Pulut Diracik Bercampur Santan degan Gula Aren

Indozola – Kurang pas rasanya jika berkunjung ke Kota Tanjung Pura tanpa membawa oleh-oleh khas dodol untuk di bawa pulang.

Dodol ini sudah lama populer menjadi pangan khas Tanjung Pura. Bahkan kurang lebih 35 tahun populer menjadi khas oleh-oleh tanah Langkat.

Tanah yang terkenal dengan alkisah kerajaan Kesultanan Melayu Langkat.

Pusat pedagang dodol ini berbentuk kios-kios kecil yang terletak di sepanjang jalan Pangkalan Brandan – Tanjung Pura Kabupaten Langkat.

Pusat pedagang dodol ini berbentuk kios-kios kecil yang terletak di sepanjang jalan Pangkalan Brandan – Tanjung Pura Kabupaten Langkat.

Menurut warga setempat saat ditemui Tribun-medan.com, Mila, berusia 45 tahun, mengatakan bahwa dodol menjadi sumber ekonomi sebagian warga setempat.

Kemudian, dodol ini diproduksi di rumah penduduk setempat atau home industri. Lalu dijual di masing-masing kios pemilik pedagang dodol, serta dodol yang dijual merupakan bahan yang fresh.

Selanjutnya, di kawasan tersebut terdapat kurang lebih 40 pedagang dodol yang beroperasi setiap hari selama 24 jam non stop.

Hal ini dikarenakan banyak pelanggan atau wisatawan yang melintasi kawasan jalan tersebut selama 24 jam.

Uniknya lagi ciri khas dodol di Tanjung Pura ini, ialah dodol yang dibungkus kecil-kecil dengan daun pisang kering. Satu renteng dodol tersebut terdapat kurang lebih 24 potongan dodol yang bungkus kecil-kecil.

Untuk harga dodol yang dibungkus daun pisang kering tersebut dibandrol senilai Rp 15 ribut. Sementara dodol yang dibubgkus memakai mika dibandrol Rp 15 ribut juga untuk ukuran 2 ons.

Kalau, untuk dodol yang ukuran beratnya 1/2 Kg rasa original dibandrol Rp 20 ribuan. Untuk dodol yang aneka rasa, seperti rasa durian dan rasa pandan dibandrol per 1/2 Kg senilai Rp 25 ribuan.

Panganan khas Tanjung Pura ini terbuat dari pulut yang digiling hingga menjadi tepung, bercampur santan kental dengan gula aren.

Untuk waktu memasak dodol membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam. Hingga menghasilkan panganan yang pulen berwarna coklat kehitaman ini.

Pangan dodol ini memang pas menjadi oleh oleh bagi wisatawan yang ingin pulang dari kampung ke kota. Karena panganan ini mampu bertahan selama beberapa minggu, bahkan hingga sebulan jika dikemas dengan baik.

Tak hanya dodol, di daerah tersebut juga menjual keripik yang tak kalah enaknya.

Keripik yang dijual seperti keripik ubi dan pisang. Keripik ubi dan pisang ini juga beraneka rasa dan perbungkusnya dijual senilai Rp 10 ribuan.

untuk beraneka ragam rasa keripik ubi, seperti keripik ubi sambal pedas, keripik ubi pedas manis dan keripik ubi asin serta original. Sementara untuk keripik pisang, hanya rasa yang original saja.