Home NASIONAL Pasutri di Tegal Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dipicu Masalah Bisnis

Pasutri di Tegal Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dipicu Masalah Bisnis

7
0

Pasutri di Tegal Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dipicu Masalah Bisnis – Pasangan suami istri di Tegal, Jawa Tengah, ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah. Kini pelakunya juga berhasil diamankan. Pembunuhan itu diduga dipicu karena masalah bisnis burung love bird.

Kedua korban tewas diketahui bernama Hendi Setiawan (31) dan Citra (25). Korban Citra diketahui tengah mengandung 8 bulan. Mereka di temukan tewas mengenaskan di rumahnya pada Rabu (28/9/2020) pagi.

Sementara aksi pembunuhan itu sendiri diperkirakan terjadi pada Rabu dini hari. Tak ada warga yang tahu persis kejadian itu. Apalagi letak rumah korban di pinggir sawah yang jauh dari permukiman warga.

Tetangga korban, Nurkhasanah (41) mengatakan sempat ada yang mendengar teriakan dari rumah korban. Namun, tidak ada yang menyangka jika telah terjadi peristiwa yang mengenaskan itu.

Warga yang curiga dengan teriakan tersebut kemudian datang ke rumah korban. Citra masih sempat dibawa ke rumah sakit oleh warga tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan. Sementara suaminya, Setiawan ditemukan sudah tewas di dalam kamarnya.

Polres Tegal kini sudah berhasil mengamankan pelaku. Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang saat dikonfirmasi mengatakan pelaku yang ditangkap diketahui berinisial AS yang merupakan rekan bisnis korban.

Menurut dugaan sementara, motif pembunuhan itu dipicu karena kerjasama antara korban dan pelaku dalam bisnis penangkaran burung love bird. Meski demikian, tim penyidik akan terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif sebenarnya dan kronologis pembunuhannya.

Jenazah kedua korban kemudian dibawa di RSUD Soeselo Slawi untuk dilalukan autopsy. Setelah autopsy selesai dilakukan, Tim Forensik Polda Jateng meminta kepada keluarga korban untuk memutuskan proses pemulasaran janin yang ada di dalam kandungan Citra. Apakah janin yang telah dikeluarkan dari kandungan korba saat proses autopsi akan dimakamkan secara terpisah atau disatukan seperti semula.

Wakil keluarga bernama Ramli (60) yang sekaligus kakek dari Citrawi mengatakan bahwa Citrawi tengah hamil dan bayinya juga meninggal. Kami sekeluarga memutuskan agar janin disatukan kembali dengan jenazah korban.

Sementara itu, jenazah korban Hendi Setiawan sudah dimakamkan pada Rabu malam di pemakaman setempat. Sedangkan jenazah Citra beserta dengan janin yang ada di  dalam kandungannya akan dimakamkan di Pemalang.