Home NASIONAL Pelaku Pemerkosa Anak Tirinya Sendiri Mencoba Bunuh Diri Pada Polsek Samarinda

Pelaku Pemerkosa Anak Tirinya Sendiri Mencoba Bunuh Diri Pada Polsek Samarinda

30
0

Pelaku Pemerkosa Anak Tirinya Sendiri Mencoba Bunuh Diri Pada Polsek Samarinda – Seorang warga yang berasal dari Sidodamai, Samarinda, Kalimantan Timur yang berinisial AF diduga akan melakukan percobaan bunuh diri pada depan anggota yang sudah meringkusnya. Dia sudah ditangkap dikarenakan sudah sering sekali memperkosa anak tirinya.

Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota Iptu Rifka Widyadhira menjelaskan jika sang pelaku itu sudah 4 kali memperkosa anak tirinya pada saat sang korban itu tertidur.diketahui jika perbuatan sang pelaku itu sudah dilakukan semenjak bulan November hingga Desember 2020 pada saat keadaan rumah kosong.

Iptu Rifka Widyadhira menjelaskan jika sang korban itu juga sudah pernah mempergoki sebuah aksi pelaku disaat dirinya bangun tidur dikarenakan dirinya sudah melihat jika sang pelaku itu sudah tidur disampingnya dengan keadaan telanjang, sang korban juga sangat kaget pada saat semua pakaiannya sudah lepas semua. Akan tetapi pada waktu ini dirinya juga tidak berani untuk melaporkan kejadian yang sudah dialaminya tersebut, dikarenakan dirinya juga sudah merasa takut.

Sang korban juga sudah takut kejadian itu akan terus menerus terjadi. Selanjutnya pada saat tanggal 19 Januari yang lalu, sang korban itu juga sudah memberanikan diri untuk melaporkan kejadian itu kepada sang ibunya.

Sesudah itu ibu sang korban juga langsung memanggil para warga dengan tujuan untuk menangkap sang pelaku tersebut. pada akhirnya sang pelau itu sudah berhasil ditangkap oleh para warga dan juga sudah dihakimi sampai mengalami sebuah memar bersama luka dikarenakan sebuah bend tajam.

Rifka juga sudah menuturkan jika sang pelaku itu sama sekali tidak mempunyai sebuah masalah dengan sang istrinya bersama dengan ibu korban. Dikarenakan juga tidak ada masalah sama sekali bersama dengan ibu kandung korban tersebut, diduga sang pelaku itu telah tergiur dengan sebuah kecantikan dari sang korban tersebut.

Pada saat sudah datang di Mapolsekta Samarinda Kota, sesudah dirawat dikarenakan luka, sang pelaku itu juga langsung membenturkan kepalanya kepada sebuah kursi kayu yang ada didepan sel tahanan, akan tetapi sebuah aksinya itu juga sudah berhasil dihentikan oleh anggota kepolisian yang sudah melihat sebuah aksinya tersebut.

Atas sebuah perbuatan dari sang pelaku itu akan divonis dengan hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.