Home NASIONAL Pelaku Penganiayaan Di Banyuwangi Sampai Tewas Berhasil Diringkus

Pelaku Penganiayaan Di Banyuwangi Sampai Tewas Berhasil Diringkus

33
0

Pelaku Penganiayaan Di Banyuwangi Sampai Tewas Berhasil Diringkus – Polresta Banyuwangi menangkap pelaku penganiayaan atau pengeroyokan yang berujung kematian warga Kecamatan Purwoharjo. Empat orang diringkus, setelah sempat melarikan diri.

Empat pelaku adalah AY (18) FIL (18) warga Desa/Kecamatan Tegaldlimo, AD (18) dan HEW (18) warga Desa Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo. Mereka bersama beberapa orang yang kini masih buron, melakukan penganiayaan terhadap Deby Kurniawan (32) warga Desa Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo hingga tewas di sekitar lokasi rumah korban, Minggu (22/11/2020) lalu.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan penangkapan pelaku dilakukan setelah pihak polisi memeriksa para saksi di TKP. Keempatnya diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

“Dua orang sebelumnya kita tangkap. Selanjutnya tambah dua orang lagi yang kita amankan. Sisanya masih DPO,” ujarnya kepada detikcom, Sabtu (28/11/2020).

Dia menambahkan, aksi pengeroyokan yang dilakukan keempat pelaku bersama dengan beberapa rekannya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu terjadi saat korban Deby Kurniawan melintas di sekitar TKP. Pada saat itu, gerombolan pemuda itu sedang pesta miras. Selanjutnya, salah satu tersangka menyetop korban.

Muncul cekcok di sana. Dan kemudian gerombolan pemuda itu mengeroyok korban hingga meninggal dunia,” katanya.

“Setelah mengeroyok korban geronbolan ini kemudian melarikan diri. Korban dibiarkan di TKP hingga ditemukan meninggal dunia oleh warga yang berangkat ke masjid,” tambahnya.

Polisi telah menyita barang bukti berupa sepeda motor Scoopy warna merah milik korban dan beberapa kayu serta bambu yang digunakan para tersangka untuk menghabisi nyawa korban. Polisi juga menemukan gelas dan teko berisi tuak di sekitar TKP.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang lain,” pungkasnya.

Secara terpisah, keluarga korban meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap seluruh pelaku pengeroyokan.

“Saya minta polisi menangkap semua pelaku pengeroyokan. Semoga mendapatkan hukuman yang setimpal,” ujar Siswati (50), ibu korban.