Home NASIONAL Penculikan Bocah di Ulujami Jaksel, Ibu dan Anak Ditetapkan Sebagai Tersangka

Penculikan Bocah di Ulujami Jaksel, Ibu dan Anak Ditetapkan Sebagai Tersangka

13
0

Penculikan Bocah di Ulujami Jaksel, Ibu dan Anak Ditetapkan Sebagai Tersangka – Polisi kini telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus penculikan bocah yang berinisial PR (3) di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan (Jaksel). Kedua tersangka itu adalah ibu dan anak.

Kapolres Jaksel Kombes Budi Sartono, saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (19/7/2020) mengatakan bahwa dua orang yang kami tetapkan sebagai tersangka atas kasus penculikan anak di Jaksel yaitu berinisial P (17) dan N (48). P dan N itu merupakan anak dan ibu. Jadi salah satunya merupakan ibunya dan satunya lagi adalah anaknya.

Kombes Budi mengatakan tersangka N ditetapkan sebagai tersangka karena mengetahui bahwa korban berinisial PR diambil tanpa sepengetahuan oleh ibu kandungnya. Tersangka P dan N dianggap mempunyai motif untuk menguasai korban.

Kombes Budi mengatakan bahwa ibunya tahu kalau bocah itu merupakan anak yang diambil tanpa sepengetahuan ibu kandungnya secara paksa dan orang tuanya mengetahui hal itu dan sama-sama ingin saling menguasai. Maka dari itu, ibu dan anak kami jadikan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kombes Budi menjelaskan awalnya tersangka P dan N itu tengah berkunjung ke rumah nenek P yang berada di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan. Tetapi, polisi masih akan mendalami kasus tersebut apakah kedua tersangka itu telah merencanakan penculikan itu.

Kombes Budi mengatakan jadi kedua tersangka anak dan ibu itu tengah bermain ke rumah neneknya yang kebetulan ada di daerah Ulujami, Jaksel. Lalu karena sebelumnya mereka memang pernah tinggal di sana, kemudian melihat ada anak apakah memang telah direncanakan atau secara spontanitas, masih akan kami dalami lagi.

Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 328 KUHP juncto 332 KUHP juncto 76 F juncto 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2018 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 terkait Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, informasi terkait dugaan penculikan terhadap bocah berinisial PR (3) itu beredar luas di media sosial. PR diduga diculik ketika sedang bermain di dekat rumahnya pada Senin (27/7/2020) di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel.