Home NASIONAL Pengurus Gereja Di Depok Divonis 15 Hukuman Penjara Atas Kasus Pencabulan Anak...

Pengurus Gereja Di Depok Divonis 15 Hukuman Penjara Atas Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur

27
0

Pengurus Gereja Di Depok Divonis 15 Hukuman Penjara Atas Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur – Diketahui jika Pegawai Negeri Depok pada saat ini telah menjatuhkan vonis hukuman 15 tahun kurungan penjara terhadap seorang terdakwa atas sebuah kasus pencabulan kepada korban SM, ternyata terdakwa itu ialah seorang pengurus gereja yang ada di Depok.  SM juga sudah terbukti bersalah jika dirinya telah melakukan perbuatan pencabulan kepada anak yang masih dibawah umur, yang merupakan anak dari altar dari gereja tersebut.

Pejabat Humas PN Depok Nanang Herjunanto sudah menjelaskan jika pihaknya juga sudah menjatuhkan vonis hukuman penjara 15 tahun bersama dengan denda Rp 200 juta dengan sebuah ketentuan jika sebuah denda itu tidak dibayar akan diganti dengan kurungan penjara selama 3 bulan.

Sebuah sidang itu juga sudah dilangsungkan dengan cara tertutup yang ada di Pengadilan Depook, Jl Boulevard, Grand Depok City, Kalimulya, cilodong, Depok pada hari rabu yang lalu.

Majelis hakim juga memberikan sebuah perintah kepada SM yang sudah membayar restitusi terhadap sang korban yang berinisial YJG senilai Rp 6.524.000.  bukan hanya itu saja jika SM juga diwajibkan untuk segera membayar kepada korban yang lainnya berinisial BA dengan sejumlah Rp 11.520.639.

Beberapa sebuah kasus itu pada awalnya atas sebuah rasa kecurigaan kepada pengurus gereja yang sudah menerima keterangan atas dugaan besar atas sebuah kasus pencabulan tersebut. pihak dari gereja setelah itu juga sudah melakukan sebuah penyelidikan dengan cara internal.

Sesudah itu juga sudah diketahui jika adanua sebuah fakta dari perbuatan pencabulan tersebut. selanjutnya pihak dari gereja itu juga langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Diketahui jika SM juga sudah diberhentikan dari gereja tersebut.

Diketahui jika pada saat ini baru ada dua laki laki yang sudah berusia 13 bersama dengan 14 tahun yang sudah mengalami perbuatan pencabulan. Pihak dari gereja juga sudah menerima banyak aduan dari orang tua korban juga sudah mengatakan telah mengalami perbuatan pencabulan tesebut.

Setelah itu pelaku SM juga sudah berhasil diringkus oleh pihak kepolisian pada kawasan Depon bulan Juni 2020 yang lalu. Pada sebuah penyelidikan dari pihak kepolisian, jika SM juga sudah diduga telah melakukan aksi pencabulan itu pada ruangan perpustakaan.