Home NASIONAL Polda Lampung Tangkap Pengedar Narkotika, Ribuan Butir Ekstasi Disita

Polda Lampung Tangkap Pengedar Narkotika, Ribuan Butir Ekstasi Disita

64
0

Polda Lampung Tangkap Pengedar Narkotika, Ribuan Butir Ekstasi Disita – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil mengamankan seorang pria yang diketahui berinisial HBS (36) warga Jalan Pangeran Antasari, Kalibalau Kencana, Kedaton, pada Rabu malam, 3 Juni 2020. HBS ditangkap karena diduga telah melakukan peredaran narkotika jenis ekstasi. Dari tangan HBS, polisi berhasil menyita ribuan butir ekstasi.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat dimintai konfirmasi pada Senin (8/6/2020) mengatakan bahwa penangkapan itu bermula ketika polisi mendapat informasi bahwa akan ada peredaran narkotika di pinggir Jalan Ridwan Rais, Kedamaian. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap HBS yang pada saat itu gerak-geriknya mencurigakan.

Kombes Pandra dalam keterangannya mengatakan bahwa Wadir Narkoba Polda Lampung AKBP Wika Hardiyanto dengan dibantu bersama Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung telah berhasil mengamankan seorang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi pada Rabu (3/6/2020) malam.

Saat penangkapan itu, petugas menemukan dua buah kotak rokok yang masing-masing berisi 10 butir pil ekstasi dalam bentuk kapsul dari tangan HBS. Jadi total keseluruhan yang telah diamankan oleh petugas ada 20 butir pil ekstasi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi kemudian melakukan pengembangan kasus untuk mencari ekstasi lainnya di rumah pelaku HBS dan mendapati ada barang bukti berupa ekstasi sebanyak 2.000 butir di sana. Saat penangkapan itu, tersangka sempat berdalih barang haram itu adalah milik seorang narapidana

Saat petugas melakukan pemeriksaan di rumah pelaku yang berada di Kalibalau Kencana, Kedamaian, ditemukan ada 38 bungkus plastik berisi ekstasi warna hijau, dan 4 bungkus berisi esktasi berbentuk kapsul sebanyak 3.000 butir.

Kombes Pandra mengatakan menurut keterangan dari tersangka, bahwa barang haram itu adalah milik KN yang merupakan salah seorang warga binaan Lapas di Bandar Lampung.

Tak mudah percaya begitu saja, polisi hingga kini masih terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Polisi menduga bahwa ekstasi itu berasal dari Riau. Atas perbuatannya, tersangka HBS akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 112 Ayat (2) UU RI 35/2009 terkait Narkotika dan terancam hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara atau seumur hidup.

Kombes Pandra menuturkan bahwa dengan terungkapnya jaringan peredaran narkotika jenis pil ekstasi antar provinsi tersebut bisa menyelamatkan nyawa 3.000 orang.