Home NASIONAL Polisi Amankan 2 Kelompok Yang Sudah Terlibat Bentrok Di Bekasi

Polisi Amankan 2 Kelompok Yang Sudah Terlibat Bentrok Di Bekasi

92
0

Polisi Amankan 2 Kelompok Yang Sudah Terlibat Bentrok Di Bekasi – Anggota kepolisian saat ini sudah berhasil menemukan 2 kelompok ormas yang sudah terlibat dari bentrokan yang terjadi di Bekasi. Selanjutnya pihak kepolisian juga sudah memastikan atas proses hukum tentang sebuah penganiayaan yang sudah mengakibatkan 1 orang meninggal dunia itu akan tetap dilanjutkan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Hery Purnomo pada saat di Mapolres Metro Bekasi Kota mengatakan jika pihak kami sudah berhasil menemukan. Oleh karena itu pada saat sesudah kejadian yang melibatkan sejumlah ormas, pihak kita juga langsung akan bergerak agar dapat menyelesaikan sebuah masalah tersebut.

Hery menjelaskan jika pihak kepolisian juga akan segera mengumpulkan 2 pimpinan dari ormas tersebut. anggota kepolisian juga sudah meminta kedua ormas agar meredam emosinya.

Selanjutnya jika keduanya sudah bersepakat untuk antar ormas agar selalu menjaga situasi keamanan bersama dengan ketertiban para warga ada selalu tetap terjaga.

Sementara dengan sebuah peristiwa bentrokan yang sudah melibatkan 2 kelompok ormas itu terjadi pada Kota Bekasi, Jawa Barat pada hari Kamis yang lalu. Kapolres Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Supriyadi menjelaskan jika peristiwa bentrokan itu dikarenakan adanya sebuah persaingan pada bagian keamanan di café.

Pada saat di Mapolres Metro Bekasi Kota Aloysius juga mengatakan jika latar belakang atas sebuah kasus itu ialah telah adanya persaingan pada bagian keamanan dan telah membuat sebuah keributan pada lapangan.

Pada dalam kasus tersebut, jika ada korban yang meninggal dunia itu bernisial N dan ada korban yang alami luka luka itu berinisial E. diketahui jika keduanya juga sudah dilarikan ke RSUD Kota Bekasi setelah kejadian pembacokan tersebut. akan tetapi nasib nahas jika korban N telah menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Sabtu dini hari.

Pihak kepolisian juga sudah berhasil mengamankan para tersangka yang berinisial TR dengan A bersama dengan beberapa barang bukti yang seperti 1 unit rekaman CCTV dan sebuah baju korban yang berlumuran darah. Akibat perbuatannya para tersangka akan dijerat dengan Pasal 170 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan penjara.