Home NASIONAL Polisi Amankan 3 Spesialis Bobol Rumah di Batam, 2 Diantaranya Ditembak Karena...

Polisi Amankan 3 Spesialis Bobol Rumah di Batam, 2 Diantaranya Ditembak Karena Melawan

61
0

Polisi Amankan 3 Spesialis Bobol Rumah di Batam, 2 Diantaranya Ditembak Karena Melawan – Dit Reskrimum Polda Kepri berhasil mengamankan 3 orang yang merupakan komplotan spesialis pencurian di rumah warga yang ada di Batam. Karena melawan petugas saat hendak diamankan, dua pelaku di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan tegas terukur.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhard saat dimintai konfirmasi pada Selasa (9/6/2020) mengatakan bahwa Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri, terpaksa melumpuhkan kaki tersangka karena berusaha mencoba melawan petugas dan melarikan diri saat hendak dilakukan penangkapan.

Kombes Harry menjelaskan tiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial OBN, MI dan ARP. OBN adalah otak dari aksi pencurian itu. Menurut pengakuan OBN, sudah sebanyak 25 kali melakukan aksi pencurian di rumah warga yang ada di Batam.

Kombes Harry mengatakan yang menjadi sasaran mereka yakni barang-barang elektronik yang ada di rumah warga. Para pelaku diamankan dengan barang bukti ponsel dan laptop. Yang menjadi sasaran para pelaku yakni rumah dan tempat kost yang pintunya dalam kondisi terbuka, dan pemiliknya sedang lengah.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto mengatakan awalnya yang diamankan pelaku berinisial OBN. OBN kemudian mengaku melakukan aksi pencurian itu bersama tersangka SP.

Arie mengatakan terhadap tersangka SP kini sudah kami tetapkan sebagai DPO.

Barang hasil curian kemudian mereka jual ke penadah yang berinisial MI dan ARP. Dalam melancarkan aksi pencurian di rumah warga, para pelaku juga melakukan tindak kekerasan.

Arie mengatakan jadi kalau aksi pencurian yang mereka lakukan di rumah warga  ketahuan oleh pemiliknya, mereka pun tidak segan-segan untuk melakukan tindak  kekerasan.

Arie menambahkan sejumlah barang bukti yang disita berupa 16 unit ponsel dari berbagai merek, notebook merek Acer, kamera, tas sandang, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio. Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dan terancam hukuman maksimal 9 Tahun kurungan penjara dan Pasal 480 KUHP dan terancam hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Sampai saat ini, Tim Ditreskrimum Polda Kepri masih mengembangkan kasus tersebut. Petugas juga masih melakukan pengejaran terhadap tersangka berinisial SP (DPO).

Arie menambahkan kami juga mengimbau kepada tersangka SP untuk segera menyerahkan diri agar yang bersangkutan bisa segera menjalani proses hukum selanjutnya.