Home YANG LAGI HANGAT Polisi Masih Mendalami Kasus Perampokan Uang Rp 400 Juta Milik Irian Supermarket

Polisi Masih Mendalami Kasus Perampokan Uang Rp 400 Juta Milik Irian Supermarket

48
0
Polisi masih mendalami kasus perampokan mobil

Indozola – Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani menjelaskan kronologi uang sebanyak Rp 400 juta milik Irian Supermarket yang dirampok oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis bebek

”Dari awal sebelum perampokan terjadi, pelaku sudah mengintai di belakang mobil penjemputan uang yang di parkirkan di depan Irian Supermarket,”ujarnya, kamis 1 agustus 2019.

Ia Mengatakan satu unit mobil Isuzu Panther dengan Plat polisi B 1005 SKV tiba sekitar jam 12:00 dan diparkirkan persis di depan pusat perbelanjaan yang berada di Jalan HM Jhoni Simpang Jalan Bahagia.

Mobil tersebut dikendarai oleh Wesli Jhonatan Arsian Sianipar (23) warga Jalan Rakyat Pelita IV, Gang Rukun Damai, Medan Perjuangan bersama kedua rekannya yaitu Moh Nuradin Gafur (30) warga Jalan Johor Indah Permai Blok 1 dan Moh Din Sembiring (59) yang merupakan pensiunan TNI warga Jalan Perunggu, Gang Nanang, Kota Bangun Medan Deli, kata Revi.

“kejadian itu berawal berkisar jam 12:00, saat Moh Nuradin yang berkerja di PT Abacus Cas Sulusion yang beralamat di Jalan Beringin Komplek Wartawan mendapat tugas untuk segera menjemput uang dari Irian Market, setibanya disana mereka pun langsung ke bagian kasir,”terang mantan Kapolsek Medan Barat ini.

Lalu, kata pria dengan pangkat melati satu dipundaknya ini, Moh Nuradin Gafur melakukan transaksi dengan kasir Irian Market yang diketahui bernama Ayu Riski Putri (22).

Setelah mendapatkan uang setoran sebesar Rp 400 Juta, selanjutnya Nuradin Gafur segera pergi meninggalkan ruang kasir dan bergegas menuju ke mobil yang dia parkir di depan Irian Market, “terangnya.

Kemudian aku Revi, Nuradin Gafur meletakan tas yang berisikan uang di atas lantai mobil dikarenakan dia membuka gembok brangkas yang ada di dalam mobil.

“Pada saat Nuradin Gafur lagi membuka gembok brangkas, tiba-tiba dari arah belakang ada satu orang yang menarik tas yang berisikan uang itu dan langsung kabur dengan sepeda motor Honda Beat warna hitam yang sebelumnya sudah siap dan posisinya tidak jauh dari mobil tersebut,”papar Kapolsek.

Saat ini ketiga karyawan dari PT Abacus sedang berada di Polsek Medan Kota untuk dimintai keterangan.

Nuradin Gafur mengaku pihaknya mencurigai pelaku atas nama Markus Panaehan Pakpahan, ketika memberi keterangan kepada petugas kepolisian.

“Karena berhubungan mantan karyawan itu baru saja dua bulan lalu di pecat dari tempat kerjanya karena banyak hutang dikantor,” kata Revi mengulang omongan Nuradin Gafur.