Home NASIONAL Polisi Pastikan Mayat Bersimbah Darah di Teras Rumah di Sragen Bukan Korban...

Polisi Pastikan Mayat Bersimbah Darah di Teras Rumah di Sragen Bukan Korban Pembunuhan

5
0

Polisi Pastikan Mayat Bersimbah Darah di Teras Rumah di Sragen Bukan Korban Pembunuhan – Sesosok mayat bersimbah darah ditemukan dalam kondisi tertelungkup di teras rumah warga yang terletak di Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen, kemarin. Polisi memastikan bahwa mayat itu bukanlah korban pembunuhan.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno saat dimintai konfirmasi pada Rabu (29/7/2020) mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Dari keterangan pihak keluarga, korban memang mempunyai riwayat penyakit dalam.

AKP Harno menangatakan darah yang keluar dari tubuh mayat tersebut dimungkinkan akibat pembuluh darah korban yang pecah sehingga keluar dari mulut, hidung hingga telinga.

AKP Harno menambahkan korban tewas diketahui bernama Sukam (67) yang merupakan warga Geyer, Kabupaten Grobogan. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim inafis Polres Sragen menunjukkan bahwa adanya gigi seri korban yang patah, luka lecet pada bagian kepala, dan keluar air mani dari kemaluan korban.

AKP Harno menjelaskan dalam beberapa waktu terakhir, korban diketahui memang hidup menggelandang di sekitar lokasi, jadi ada kemungkinan kalau sakitnya tidak dirasa oleh korban. Mungkin pada saat itu sakitnya sudah klimaks, sehingga korban jatuh tersungkur dan pembuluh darahnya pecah.

Sesosok mayat bersimbah darah itu pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah atas nama Suryo Kuncoro (35) pada Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 00.45 WIB. Awalnya saksi Suryo mengira bahwa korban hanya sedang tertidur, karena pada sebelumnya korban memang seringkali menumpang tidur di teras rumahnya.

Suryo mengatakan korban memang sering tidur di teras rumahnya. Terkadang korban juga tidur di emperan kios yang ada di dekat sini. Saat itu, saksi baru saja pulang, an melihat korban sudah dalam kondisi tertelungkup di teras rumahnya. Setelah dia cek ternyata sudah ada banyak darah. Atas hal itu, dia pun langsung menghubungi perangkat desa.

Polisi yang menerima laporan terkait adanya kejadia itu langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP bersama dengan tim identifikasi serta petugas Puskesmas Tanon. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Sragen.