Home NASIONAL Polisi Tangkap Dua Anggota Geng Motor XTC Yang Terlibat Tawuran di Subang

Polisi Tangkap Dua Anggota Geng Motor XTC Yang Terlibat Tawuran di Subang

13
0

Polisi Tangkap Dua Anggota Geng Motor XTC Yang Terlibat Tawuran di Subang – Jajaran Satreskrim Polres Subang, Jawa Barat berhasil mengamankan dua orang yang merupakan anggota geng motor dari XTC. Kedua orang itu di tangkap oleh polisi di tempat persembunyiannya setelah melakukan aksi tawuran yang melibatkan geng motor XTC dan Moonraker pada beberapa waktu lalu.

Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani dengan di dampingi Kasat Reskrim AKP Wafdan Mutaqqin mengatakan penangkapan itu dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang merasa resah atas aksi yang dilakukan oleh geng motor tersebut.

Teddy ketika menggelar press release di Mapolres Subang, pada Kamis (10/09/2020) mengatakan awalnya anggota kepolisian Resor Subang tengah melakukan patroli di wilayah hukum Subang lalu menerima laporan dari masyarakat bahwa akan terjadi aksi tawuran yang melibatkan geng motor XTC dan geng motor Moonraker. Usai menerima informasi itu, petugas kemudian mendatangi lokasi yang diduga sebagai lokasi basecamp geng motor itu.

Teddy menjelaskan dari hasil penelusuran yang dilakukan di lokasi yang diduga basecamp geng motor XTC, petugas berhasil mengamankan dua anggota geng motor yang juga terlibat dalam aksi tawuran tersebut. Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil menyita senjara tajam yang diduga dipakai dalam aksi tawuran itu.

Teddy mengungkapkan setelah dilakukan penelusuan ke lokasi yang diduga basecamp geng motor XTC, kedua tersangka kedapatan menyimpan, membawa, dan menguasai senjata penikam atau penusuk dengan berbagai jenis seperti samurai dan kampak yang diduga akan dipakai sebagai alat untuk melakukan perkelahian antar geng motor itu.

Kedua pelaku yang berhasil diamankan oleh polisi yakni masing-masing diketahui berinisial RP (30) yang merupakan warga kecamatan Subang dan JAW (27) yang merupakan warga kecamatan Subang. Sementara itu, untuk barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 buah samurai dengan gagang kayu dan 1 buah kampak dengan gagang kayu.

Teddy menuturkan atas perbuatannya, kedua pelaku yang berinisial JAW dan RP akan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 Tahun 1951 dan terancam hukuman paling lama 10 tahun kurungan penjara.