Home NASIONAL Rumah Padat di Cengkareng Hangus Terbakar, Api Pertama Muncul dari Lapak Plastik

Rumah Padat di Cengkareng Hangus Terbakar, Api Pertama Muncul dari Lapak Plastik

9
0

Rumah Padat di Cengkareng Hangus Terbakar, Api Pertama Muncul dari Lapak Plastik – Insiden kebakaran yang menghanguskan rumah tinggal kawasan padat penduduk di Cengkareng, Jakarta Barat, saat ini sudah berhasil dipadamkan. Ketua RT setempat mengatakan api pertama kali muncul dari lapak plastik bekas.

Peristiwa kebakaran itu sendiri terjadi pada senin (29/6/2020) sekitar pukul 16.30 WIB di RT 1 RW 14 Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Ketua RT, Rambat, mengatakan api pertama kali muncul dari salah satu rumah warga yang dijadikan sebagai tempat lapak pengumpulan plastik bekas.

Rambat mengatakan jadi awalnya api muncul dari sebuah rumah warga yang dijadikan lapak, dan kebetulan pemilik tengah mengantar anaknya ke pesantren di Pandeglang. Jadi saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong dan tahu-tahu api sudah membesar.

Dia mengatakan bahwa rumah warga itu terbuat dari bangunan semipermanen dan dijadikan sebagai tempat usaha pengumpulan barang bekas sehingga membuat kobaran api dengan mudah melumat benda-benda yang ada di dekatnya. Dalam waktu kurang dari dua jam, sudah ada lebih dari 20 rumah semipermanen ludes terbakar.

Rambat mengatakan tumah yang dilalap si jago merah itu kebanyakan berupa lapak, kira-kira ada sekitar 15 sampai 20-an, bahkan bisa lebih.

Selain rumah, ada juga 4 unit mobil dan 3 sepeda motor ikut terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Rambat mengatakan kendaraan yang turut terbakar yakni kendaraan roda empat, ada empat unit. Sementara untuk sepeda motor yang baru ketahuan ada tiga unit. Jadi pemiliknya siapa untuk saat ini belum diketahui.

Rambat mengatakan, warga yang bertempat tinggal di RT 1 RW 14 Cengkareng Timur kebanyakan bukan yang memiliki KTP di wilayahnya. Kebanyakan, mereka adalah para pendatang yang mengontrak.

Rambat menuturkan jadi warga yang tinggal di sini itu ada orang daerah, ada yang telah ber-KTP DKI, namun yang ber-KTP di wilayah RT 1 RW 14 bisa dihitung dengan jari, kalau dihitung-hitung tidak sampai 10 keluarga.

Untuk sementara, warga yang rumahnya hangus dilalap api terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Rencananya, tim Tagana akan membangun tenda setelah upaya pendinginan dari petugas pemadam kebakaran selesai dilakukan.

Rambat mengatakan untuk posko sekarang masih belum ada. Untuk sementara ini, tim Tagana sudah bersiap-siap dan sebentar lagi akan didirikan tenda. Nanti tenda darurat itu akan dibangun di dekat musala, nanti untuk pendistribusiannya akan dilakukan oleh tim anak-anak remaja dan karang taruna RW 14.