Home POLITIK Saksinya Belum Di Kasih Tau Tapi Kok Udah Minta Perlindungan ?

Saksinya Belum Di Kasih Tau Tapi Kok Udah Minta Perlindungan ?

156
0
Ketua Hukum 01 Yusril Ihza Mahendra

INDOZOLA – Ketua Tim Hukum pasangan Capres 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan permintaan perlindungan saksi dalam persindangan Mahkamah Konstitusi tidak lazim.

Hal itu dikarena kan saksi saksi yang akan di berikan nama itu , akan di umumkan hari ini,

“saksi – saksi itu sendiri saja belum ada namanya, Saksi itu kan harus diserahkan namanya besok pagi ke MK, tapi kok sudah diancam? Siapa yang mau jadi saksi itu kan enggak ada yang tahu . ujar Yusril di Gedung MK , Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (18/06/2019) malam

Kekhawatiran atas pengancaman terhadap saksi terlalu berlebihan.

Menurut Yusril, di persidangan smua pihak bisa saja diancam, Bahkan, Tim Hukum Jokowi-Ma’ruf sebagai pihak terkait juga bisa saja menerima ancaman itu.

“Tetapi kan kami enggak pernah menganggap soal itu sebagai suatu soal yang serius gitu ya,” Imbuhnya

Dia juga menyatakan setuju dengan majelis hakim yang akan bertanya apakah saksi merasa terancam dalam sidang ini .

Dia berpendapat, ada baiknya jika saksi tersebut mengungkap siapa orang yang mengancamnya dalam persidangan.

“ini kan sidang terbuka, kalau yang ngancam aparat, sebutkan nama aparat yang mengancam, Apakah betul ada mengancam atau hanya ombongan Pak Bambang Widjojanto,” kata dia.

Sebelumnya , ketua tim hukum pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga uno , Bambang Widjajanto, Meminta MK memerintahkan LPSK untuk memberikan perlindungan terhadap saksi yang akan diajukan dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019.

“Berdasarkan diskusi dengan LPSK mengusulkan kalau MK memerintahkan LPSK untuk menjalankan fungsi perlindungan, dia akan menajalan hal itu,” Ucap Bambang,

Jangan lupa untuk menonton film bioskop kesayangan anda hanya di ZOLAXXI.COM