Home NASIONAL Sebuah Warung di Bandung Barat Hancur Berantakan Karena Ledakan Tabung Gas

Sebuah Warung di Bandung Barat Hancur Berantakan Karena Ledakan Tabung Gas

10
0

Sebuah Warung di Bandung Barat Hancur Berantakan Karena Ledakan Tabung Gas – Warga RT 01/ RW12, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mendengar suara ledakan yang cukup kencang selepas adzan subuh, pada Jumat (26/6/2020).

Salah seorang warga setempat, Yudi (38) yang rumahnya di sekitar lokasi ledakan menyangka kalau suara ledakan itu berasal dari tabrakan yang terjadi di Jalan Raya Tangkuban Perahu.

Tetapi tak lama kemudian, setelah dicek ke luar dan mendekati sumber ledakan. Baru diketahui kalau ledakan itu berasal dari tabung gas di rumah sekaligus warung milik Mak Eutik (73).

Yudi mengungkapkan awalnya kami mengira itu suara tabrakan. Sebab ada warga yang melihat premotor terjatuh akibat terkena rolling door yang terbang akibat ledakan tabung gas di rumah Mak Eutik.

Akibat ledakan itu, kondisi warung porak-poranda. Rolling door yang menutup warung, kaca, dan semua barang dagangan tampak berserakan di lantai warung. Bahkan, tembo dan atapnya juga sebagian tampak jebol.

Selain itu, Mak Eutik juga mengalami luka bakar pada bagian punggung dan tangan sebelah kanan. Saat kejadian, Mak Eutik sedang melaksanakan salat subuh di kamarnya yang letaknya bersebelahan dengan warung.

Yudi mengatakan korban mengalami luka bakar cukup parah nyaris 50 persen dan langsung dilarikan ke Klinik Sespim Polri. Tetapi karena lukanya cukup parah akhirnya korban dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan penanganan insiden ledakan itu telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku, mulai dari penyelidikan hingga mengamankan korban. Bahkan Tim Gegana Polda Jawa Barat juga sempat datang ke lokasi untuk memastikan penyebab ledakan.

Yoris mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, ledakan itu disebabkan oleh tabung elpiji dan menurut informasi pada beberapa hari sebelumnya korban baru menerima pengisian dari distributor elpiji. Jadi ledakan itu bukan karena adanya bom seperti yang dikhawatirkan.

Yoris juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengecek tabung gas dan regulatornya. Di wilayah Polres Cimahi selama enam bulan belakangan ini sudah ada dua kali insiden ledakan akibat tabung gas.

Yoris menambahkan jadi masyarakat harus tetap waspada, karena dampaknya akan sangat besar. Kejadian serupa juga terjadi beberapa bulan lalu di Cibeber, Cimahi, yang sampai merobohkan rumah.