Home NASIONAL Sejumlah Dua Tahanan Dari Lapas Warungkiara Sukabumi Dinyatakan Positif COVID-19

Sejumlah Dua Tahanan Dari Lapas Warungkiara Sukabumi Dinyatakan Positif COVID-19

19
0

Sejumlah Dua Tahanan Dari Lapas Warungkiara Sukabumi Dinyatakan Positif COVID-19 – Sejumlah 2 seorang tahanan yang ada di Lapas Warungkiara, Kabupaten Sukabumi dinyatakan jika positif virus COVID-19. Dua seorang tahanan itu merupakan titipan dari Pengadilan Negeri Cibadak yang pada saat ini sedang menjalani proses persidangan.

Dengan sebuah informasi yang sudah diberikan dari Ketua Lapas Warungkiara Ahmad Tohari keadaan dua orang tahana ini pada saat ini juga sudah membaik sesudah menjalani isolasi mandiri pada dalam ruangan sel yang ada didalam salah satu dari ruangan lapar tersebut.

Tohari juga mengatakan jika kemarin 5 harian yang lalu sesudah dilakukan tes swab dari Puskemas dinyatakan jika ada 2 orang yang positif virus COVID-19.  Dan juga sudah 4 hari ini kita lakukan lockdown dan juga tidak ada sebuah kegiatan apapun yang sifatnya akan menyebabkan kerumunan, seperti sholat berjamaah, pembelajaran bahasa inggris dan bahasa arab, pada saat ini pihaknya juga sudah memberhentikan dulu atas sebuah kegiatan tersebut.

Sebuah pemberhentian dengan kegiatan itu juga sudah dijelaskan oleh Tohari agar bisa untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. Dengan sejumlah langkah dari pihak Lapas juga bekerja sama dengan Puskesmas sekitar agar bis segera melakukan tes swab secera bersamaan oleh para warga binaa dan juga bersama pegawi dalam lapas tersebut.

Pihak kita juga sudah melakukan tes swab kepada 60 orang warga binaan. Dan pada saat ini pihak kita juga masih menunggu dari hasil tes swab tersebut.

Tohari juga mengatakan dengan dua prang tahana itu merupakan titipan dari Pengadilan Negeri Cibadak yang sedang melakukan proses persidangan. Atas dugaan pemaparan itu dikarenakan ada sejumlah kerumunan para warga binaan.

Pada saat sidang meskipun dengan cara online biasanya juga seorang pengacara itu pasti datang, dari pihak kejaksaan juga datang pada saat sidang, dan kebetulan juga mereka juga tahanan dari pengadilan.

Pihak kita juga akan melakukan evaluasi dikarenakan pada selama ini tidak ada sentuhan dari luar kecuali dari pihak kejaksaan saja, diketahui jika P21 diwajibkan datang dan dari pihak polres juga datang. Kemungkinan ini semua dari pihak luar yang sedang mengisi kegiatan didalam lapas yang juga banyak diketahui keluar masuknya orang luar.