Home NASIONAL Sejumlah Pegawai Dinyatakan Positif COVID-19, Pengadilan Negeri Lamongan Ditutup

Sejumlah Pegawai Dinyatakan Positif COVID-19, Pengadilan Negeri Lamongan Ditutup

29
0

Sejumlah Pegawai Dinyatakan Positif COVID-19, Pengadilan Negeri Lamongan Ditutup – Pengadilan Negeri Lamongan telah menutup sementara dari layanan yang dimulai pada hari Kamis sampai dengan tanggal 8 Februari. Upaya penutupan itu telah dilakukan dikarenakan ada 6 pegawainya yang sudah dinyatakan positif COVID-19.

Sebuah penutupan PN Lamongan itu juga sudah diumumkan dengan cara langsung dengan sudah memasang pengumuman pada depan kantor yang ada di wilayah Jalan Veteran Lamongan.

“Pengumuman ini isinya ialah, sehubungan dengan adanya ASN Pengadilan Negeri Lamongan yang terpapar COVID-19 untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, maka diberitahukan bahwa semua jenis pelayanan kepada masyarakat Pengadilan Negeri Lamongan yang akan dimulai Kamis 28 Januari-Jumat 5 Februari 2021 ditutup sementara dan akan dibuka kembali pelayannya pada Hari Senin 8 Februari 2021,” seperti yang tertulis pada dalam pengumuman di depan PN Lamongan.

 

Ketua PN Lamongan Raden Ari Muladi juga sudah membenarkan jika PN Lamongan akan ditutup sementara. Sebuah penutupan ini dilakukan dikarenakan sudah adanya 6 pegawai yang ada di sekitaran PN Lamongan sudah dinyatakan positif COVID-19 sesudah sebelumnya jika sudah ada sekitaran 50 pegawai yang melakukan test swab di RSUD dr Soegiri Lamongan.

Kantor ini akan pihak kami tutup sementara agar bisa mencegah atas penyebaran dari virus COVID-19.

Berdasarkan atas hasil dari test yang sudah digelar selama 2 hari, juga sudah ditemukan jika sudah adanya 6 pegawai yang sudah dinyatakan positif COVID-19. 6 pegawai yang sudah dinyatakan positif itu seperti 1 panitera muda, 3 panitera pengganti, 1 panitera muda, 3 panitera pengganti, 1 juru sita dengan 1 pegawai honorer.

Upaya penutupan ini juga akan dimilai pada tanggal 28 januari sampai dengan 5 Februari dan pihak kami juga akan membuka pelayanan kembali pada tanggal 8 Februari.

Tentang sidang ataupun untuk pelayanan dari Pengadilan Negeri Lamongan yang lain. Ari juga mengatakan akan menunda semua sampai dengan pelayanan akan dibuka kembali pada tanggal 8 Febuari yang akan datang. Untuk pelaksanaan sidang, sebuah permintaan surat keterangan maupun pelaksanaan yang lain juga akan pihak kami tunda dan akan pihak kami layani kembali pada tanggal 8 Febuari yang akan datang.