Home NASIONAL Seorang Ayah Di Kediri Yang Tega Setubuhi Anaknya Sendiri

Seorang Ayah Di Kediri Yang Tega Setubuhi Anaknya Sendiri

28
0

Seorang Ayah Di Kediri Yang Tega Setubuhi Anaknya Sendiri – Seorang ayah asal kota Kediri yang telah menyetubuhi anak tirinya sendir. Sebuah aksi ini telah dilakukan pada saat keadaan rumah terlihat sepi.

Pria cabul ini adalah KS (65), warga Plemahan, Kediri. Pria paruh baya ini dilaporkan oleh istrinya sendiri alias ibu kandung korban.

Pelaku pencabulan ini ialah berinisial KS asal dari warga Plemahan, Kediri. Seorang ayah ini telah dilaporkan oleh istrinya sendiri yang juga menjadi sebagai ibu kandung dari korban pencabulan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar juga menjelaskan jika pelaku ini selama ini memang tinggal bersama istrinya dan anak tirinya yang ada diwilayah Plemahan, Kediri. Diketahui jika pelaku ini menikah dengan istrinya itu pada tahun 2014 yang lalu. Selama itu juga pelaku dengan istrinya dan bersama anak tirinya itu diketahui tidur dalam satu kamar yang sama.

Akan tetapi pada saat korban sudah SMA dengan sekolah di Malang dan dia juga hanya pulang jika liburan semesteran saja. Pada tahun 2019 korban pulang kerumah dikarenakan liburan semester. Pada waktu itu diketahui korban juga masih duduk dikelas 2 SMA.

Pada waktu korban dirumah dan juga sedang tidru didalam satu kamar dengan bersama ibu dan ayah tirinya. Atas sebuah kebiasaan korban tidur korban itu yang telah membuat ayah tirinya korban berani melakukan sebuah perlakuan yang tidak patut untuk dicontoh.

Gilang menjelaskan jika korban, pelaku bersama istrinya memang tidur dalam satu kamar.dengan berjalannya waktu pelaku itu juga sering menggoda korban tersebut. Bukan hanya itu saja pelaku itu juga sudah berani melakukan perbuatan pencabulan kepada anaknya tirinya itu dengan cara memegang bagian dalam tubuh anak tirinya tersebut.

Korban juga sudah merasakan takut dan pada saat itu bisanya hanya pasrah saja. Semua itu juga semakin membuat pelaku ini semakin nafsu ke korban, sehingga berani melakukan perbuatan yang lebih. Pelaku juga sudah melakukan pemaksaan ke korban agar melakukan hubungan badan dengan dirinya. Dan pada akhirnya kejadian ini berulang sampai dengan 6 kali, dan perbuatan korban yang terakhir ialah dilakukan pada bulan Mei 2020 yang lalu.

Atas perbuatan pelaku itu akan dijerat dengan pasal tentang pelindungan anak dan ancaman pidana maksuma 15 tahun penjara.