Home NASIONAL Seorang Pemilik Travel Umroh Di Aceh Diringkus Anggota Polisi

Seorang Pemilik Travel Umroh Di Aceh Diringkus Anggota Polisi

19
0

Seorang Pemilik Travel Umroh Di Aceh Diringkus Anggota Polisi – Seorang pemilik travel umroh yang ada di Aceh telah diringkus oleh anggota kepolisian dikarenakan sudah diketahui sudah melakukan aksi penipuan ke sejumlah para Jemaah. Kedua pelaku itu saat ini sudah ditetapkan menjadi seorang tersangka dan pada waktu ini sudah ditahan di Polda Aceh.

Dengan kasus yang awal, jika diketahui anggota kepolisian telah meringkus tersangka AH yang diketahui ialah seorang pemilik Travel yang ada di Kota Aceh tersebut. Tersangka H juga sudah dilaporkan oleh tiga agen travel yang ada disekitaran wilayah Aceh Tengah dan total jumlah korban yang sudah ditipunya ialah sekitaran 47 orang korban.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono juga sudah mengatakan jika total dari kerugian yang sudah ditipu agen travel umroh itu mencapai Rp 891 juta. Dan para korban itu rata rata juga sudah mendaftar di bulan April 2018 yang lalu, dan juga sudah dijanjikan atas sebuah keberangkatannya itu pada bulan Desember 2019.

Ery menjelaskan jika para korban itu sudah menyetorkan uang itu melewati pihak agen yang ada di Aceh Tengah tersebut. Dan pihak dari agen juga sudah menyerahkan sejumlah uang dari para Jemaah itu ke PT Elhanief Tour and Travel melalui seorang bendahara perusahaan tersebut.

Sesudah para Jemaah menunggu sampai tahun 2020, dengan para Jemaah itu juga tidak segera diberangkatkan ke tanah suci. Dan pada akhirnya mereka semua juga sudah membuat sebuah laporan ke Polda Aceh. Sehingga ditahun 2020 itu para Jemaah juga tidak diberangkatkan oleh agen travel umroh tersebut.

Dia juga mengatakan jika masih ada seorang korban lainnya yang pada saat ini juga belum membuat laporan tersebut. Dan dengan para Jemaah yang sudah dijanjikan untuk keberangkatan pada bulan Desember 2021 pada saat ini juga masih menunggu jatuh temponya. Dan jika para Jemaah tidak akan diberangkatkan akan dilaporkan ke Polda Aceh.

Sementara untuk sebuah kasus yang kedua, anggota kepolisian juga sudah menyatakan jika KA menjadi sebagai seorang tersangka. Dan sudah diketahui jika seorang pemilik dari PT Istiqlal Sarana Wisata Tour dan Travel ini sudah menipu sejumlah 27 para Jemaah umroh.