Home NASIONAL Seorang Petani Tewas Usai Tersenggol KA Barang di Perlintasan Tanpa Palang di...

Seorang Petani Tewas Usai Tersenggol KA Barang di Perlintasan Tanpa Palang di Blitar

24
0

Seorang Petani Tewas Usai Tersenggol KA Barang di Perlintasan Tanpa Palang di Blitar – Kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu kembali terjadi di Blitar. Kali ini, korbannya adalah seorang warga tewas usai sepeda motor yang dikendarainya tersenggol oleh kereta api barang yang sedang melintas.

Humas Daop 8 Surabaya Suprapto saat dimintai konfirmasi pada Minggu (6/9/2020) mengatakan lokasi kecelakaan itu terjadi tepatnya di km 99+0/petak jalan Wlingi-Kesamben. Awalnya sekitar pukul 09.30 WIB, kereta barang dengan nomor perjalanan 10666 lintas Jakarta-Malang Loko: Cc. 2039805 melintas dari arah barat menuju ke timur. Atau dari arah Blitar menuju ke Malang. Berdasarkan informasi dari masinis, kereta api barang itu menyenggol sebuah sepeda motor dari arah utara.

Suprapto mengatakan atas kejadian itu, kereta api barang sempat berhenti mendadak untuk memeriksa kondisi rangkaian dan lokomotif. Sedangkan untuk korban dievakuasi oleh warga setempat menuju ke rumah sakit.

Sementara itu, menurut data yang didapatkan oleh Kapolsek Selopuro, AKP Eni Mayasari, korban yang tewas diketahui bernama Sumali (69). Korban adalah seorang petani yang merupakan warga Desa Popoh Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar.

AKP Eni mengatakan akibat kejadian itu, korban mengalami beberapa luka lecet pada bagian tangan dan kaki. Namun sayangnya, saat dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo korban telah meninggal dunia.

Tak jauh dari lokasi tersebut, pada Sabtu (5/8/2020) kemarin juga sempat terjadi kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Sebuah mobil pick-up dengan nomor polisi AG 9319 PC terserempet KA Penataran relasi Blitar-Malang.

Kecelakaan itu terjadi di perlintasan tanpa palang pintu yang terletak di Klemunan Wlingi Blitar. Mobil pickup tersebut juga dikemudikan oleh warga Kecamatan Selopuro, atau lebih tepatnya Desa Ploso yang diketahui atas nama Heru. Menurut keterangan saksi mata yang ada di TKP, kejadian itu bermula ketika korban melintas dari arah selatan menuju ke utara, bersamaan dengan itu juga melintas KA Penataran yang melaju dari arah barat menuju ke timur. Atau dari arah Blitar menuju ke Malang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, tetapi kondisi pikap yang terserempet KA mengalami kerusakan parah pada bagian depan.