Home NASIONAL Siswa SMK Di Malang Diamankan Sesudah Lakukan Perbuatan Asusila Kepada Sesama Jenis...

Siswa SMK Di Malang Diamankan Sesudah Lakukan Perbuatan Asusila Kepada Sesama Jenis Sampai 4 Kali

23
0

Siswa SMK Di Malang Diamankan Sesudah Lakukan Perbuatan Asusila Kepada Sesama Jenis Sampai 4 Kali – Seorang siswa SMK yang ada di Malang telah melakukan sebuah perbuatan asusila sesama jenis kepada seorang remaja yang masih berumur 15 tahun. Diketahui jika perbuatan asusila itu terjadi sampai dengan 4 kali.

Sang pelaku itu berinisial MAM yang berasal dari warga Sumberpucung, Kabupaten Malang. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menegaskan jika sebuah proses penanganan pada kasus ini pada awalnya berdasarkan dari laporan dari perangkat desa. Semua itu sesudah pihak keluarga dari korban sudah mengetahui jika sudah adanya dugaan tindak asusila kepada sesama jenis.

Hendri pada saat konferensi pers di Mapolres Jalan Ahmad Yani, Kepanjeng, Kabupaten Malang mengatakan jika keluarga korban bersama dengan perangkat desa juga langsung melaporkan sebuah kasus ini ke polisi. Saat ini sebuah perkara ini juga sudah pihak kami tangani dan juga sudah mengamankan sang tersangka bersama dengan barang buktinya.

Hendri juga bercerita, jika tindak asusila iti pada awalnya sang tersangka itu telah merayu agar bisa menarik simpati si korban tersebut. semua permintaan korban juga sudah dituruti semuanya. Seperti sudah membelikan sebuah kamus Bahasa Korea yang saat ini juga sudah menjadi barang bukti.

Sesudah membelikan sebuah kamus Bahasa Korea, si tersangka itu lantas mengajak korban untuk kerumahnya, kemudian juga langsung diajak kekamar dengan alasan akan memberikan kamus tersebut.

Akan tetapi tersangka itu memaksa untuk berbuat asusila, meskipun sang korban itu juga sudah menolaknya, namun tetap dipaksa oleh tersangka tersebut.

Peristiwa perbuatan asusila sesama jenis itu ternyata sudah terjadi sampai dengan 4 kali. Hingga keluarga korban telah curiga dan langsung melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat.

Si tersangka itu juga sudah mengakui jika memang menyukai dengan sesama jenis, oleh karena itu orang tua korban yang sudah menaruh rasa curiga dan langsung melaporkan kejadian itu ke perangkat desa.

Sang tersanga itu akan dijerat dengan Pasal 82 jounto Pasal 76b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan akan mendapatkan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.